Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peringkat Lippo Karawaci naik jadi BB-

JAKARTA: Fitch Ratings menaikkan peringkat jangka panjang dalam mata uang asing dan lokal PT Lippo Karawaci Tbk ke BB- dari B+ dan peringkat jangka panjang nasional ke A+(idn) dari A(idn). Prospek dari peringkat tersebut adalah Stabil.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 Mei 2012  |  16:58 WIB

JAKARTA: Fitch Ratings menaikkan peringkat jangka panjang dalam mata uang asing dan lokal PT Lippo Karawaci Tbk ke BB- dari B+ dan peringkat jangka panjang nasional ke A+(idn) dari A(idn). Prospek dari peringkat tersebut adalah Stabil.

Fitch juga menaikkan peringkat utang senior tanpa jaminan Lippo Karawaci ke BB- dari B+ Sehingga peringkat obligasi senior tanpa jaminan perseroan sebesar US$ 400 juta yang diterbitkan melalui Sigma Capital Pte Ltd yang jatuh tempo pada 2015, juga naik ke BB- dari B+.

Analis Utama Fitch Analis Utama Nandini Vijayaraghavan mengungkapkan peningkatan peringkat tersebut mencerminkan membaiknya likuiditas yang dipicu oleh tingkat pre sales yang tinggi selama 2011.

"Hal ini memungkinkan Lippo Karawaci untuk mengeksekusi program belanja modal besar tanpa meningkatkan ketergantungan terhadap utang. Dari total hutang sebesar Rp3,7 triliun per 31 Desember 2011, terdapat kewajiban sebanyak Rp3,5 triliun tidak akan jatuh tempo sampai 2015," paparnya melalui riset yang dikirim ke Bisnis, sore ini.

Dia menjelaskan likuiditas Lippo Karawaci yang kuat juga didukung oleh saldo kas sebesar Rp 2,2 triliun pada akhir 2011. Menurutnya, Fitch menilai perseroan memiliki kemampuan menambah utang untuk mempercepat belanja modal namun pendapatan yang berulang (recurring) yang terdiri dari bisnis rumah sakit, pusat perbelanjaan, dan perhotelan akan memberikan rasio kecukupan biaya bunga (interest coverage) dan biaya tetap (fixed charges) yang memadai.

"Peringkat yang lebih tinggi tersebut mencerminkan rekam jejak Lippo Karawaci selama berpuluh-puluh tahun melewati siklus bisnis properti, sambil terus menjaga posisi neraca yang kuat. Peringkat juga ditunjang oleh pendapatan berulang yang sekarang berkontribusi hampir separuh terhadap pendapatan perseroan dan memitigasi sebagian dari volatilitas yang disebabkan oleh penjualan properti."

Namun, dia menjelaskan peringkat dibatasi oleh sifat siklikal dari bisnis penjualan properti, skala operasi yang kecil jika dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan lain dengan peringkat level yang sama di BB- maupun risiko eksekusi dari rencana belanja modal yang cukup besar sampai dengan akhir 2015.

Nandini menjelaskan Lippo Karawaci berencana untuk mendanai sebagian dari belanja modal melalui penjualan bisnis rumah sakit dan pusat perbelanjaan ke real estate investment trust (REIT) yang disponsori oleh perseroan. Namun, katanya, hal ini tergantung dari kemampuan REITS tersebut dalam meraih modal tambahan. "Risiko ini dimitigasi oleh fakta belanja modal tersebut bersifat fleksibel dan sebagian besar uncommitted."

"Prospek Stabil mencerminkan pandangan Fitch yang menilai tingkat permintaan jangka panjang di Indonesia atas produk utama Lippo Karawaci seperti properti residential dan jasa kesehatan akan tetap kuat. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk tetap menjaga profil keuangannya seperti saat ini."

Namun, dia mengingatkan peringkat dapat diturunkan jika coverage ratio yang diukur dari laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (earning before interest, taxes, depreciation, and amortization/ebitda) recurring terhadap biaya bunga dan ebitda recurring terhadap biaya tetap masing-masing turun menjadi 1,5x dan 1,25x secara berkelanjutan.

Dia juga menilai Lippo Karawaci dapat mendanai lebih awal rencana belanja modalnya untuk 12 bulan ke depan secara berkelanjutan. Menurutnya, kenaikan peringkat tidak diharapkan dalam waktu 12 bulan- 18 bulan ke depan, karena batasan-batasan atas peringkat yang disebutkan di atas.(mmh)

 

Baca Juga :

Peringkat Utang Lippo Karawaci

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : M. Munir Haikal

Editor : Intan Permatasari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top