HARI BURUH: Tidak ada penambahan aparat keamanan

 
Martin-nonaktif
Martin-nonaktif - Bisnis.com 30 April 2012  |  17:32 WIB

 

JAKARTA:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan Kapolri Timur Pradopo dan jajaran kepolisian untuk menjaga ketertiban saat para pekerja menyambut Hari Buruh Internasional 1 Mei yang akan diwarnai dengan aksi unjuk rasa.

 

Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan SBY   mengimbau agar para pekerja dalam melakukan unjuk rasa dilakukan secara tertib dan tidak menganggu ketertiban umum serta lalu lintas.

 

“Dipesankan kepada jajaran kepolisian, Kapolri, agar suasana besok pada saat perayaan Hari Buruh bisa  berlansung dengan tertib,” kata Julian menjawab pertanyaan wartawan di Istana Presiden seusai dilakukan rapat terbatas internal yang dimpimpin Presiden Yudhoyono Senin, 30 April 2012.

 

Julian mengatakan demonstrasi merupakan hak politik dari setiap warga negara, namun juga mesti memperhatikan dan mematuhi batasan serta norma kepatuhan.

 

Dengan demikian hak tersebut tidak menjadi kontraproduktif apalagi sampai melakukan tindakan anarkis yang merusak.

 

“Kami percaya para buruh yang melakukan aksi unjuk rasa Insya Allah akan tertib,” kata Julian.

 

Ketika ditanyakan apakah ada tambahan pengamanan di Istana saat Hari Buruh, Julian mengatakan untuk sementara ini tidak ada.

 

Saat ditanyakan agenda SBY di 1 Mei, Julian belum bersedia memberikan keterangan. “Nanti kita lihat besok.” (ea)

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Marissa Saraswati
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top