PENCURIAN ORGAN TKI: 6 Dokter RS Polri mataram tangani otopsi

JAKARTA: Otopsi ulang kedua jenazah tenaga kerja Indonesia yang digelar mulai hari ini Kamis, 26 April 2012 ditangani petugas Rumah Sakit Polri Bhayangkara, Mataram, Nusa Tenggara Barat dengan melibatkan 6 dokter forensik.
Jessica Nova
Jessica Nova - Bisnis.com 26 April 2012  |  11:34 WIB

JAKARTA: Otopsi ulang kedua jenazah tenaga kerja Indonesia yang digelar mulai hari ini Kamis, 26 April 2012 ditangani petugas Rumah Sakit Polri Bhayangkara, Mataram, Nusa Tenggara Barat dengan melibatkan 6 dokter forensik.

 

Kedua jenazah TKI itu sebelumnya ditemukan tewas ditembak polisi di kawasan Port Dickson (area pelabuhan), Negeri Sembilan, Malaysia. Malaysia sudah melakukan otopsi kedua jenazah ini.

 

Kedua TKI yang diotopsi mulai pukul 07.00 WITA itu adalah Herman (34 tahun) dan Abdul Kadir Jaelani (25 tahun) di lokasi pekuburan umum kampung halaman keduanya, Desa Dusun Pancor Kopong, Desa Pringgasela Selatan, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur.

 

Untuk otopsi ulang pada 1 orang TKI lainnya, yakni Mad Nur (28) yang dikubur di kampung halamannya Dusun Gubuk Timur, Desa Pengadangan, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, akan diadakan pada Jumat, 27 April 2012.

 

Menurut Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh. Jumhur Hidayat, perwakilan unit teknis BNP2TKI wilayah NTB, yakni BP3TKI [Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia] Mataram, sudah mendapatkan izin pernyataan tertulis dari keluarga TKI itu untuk otopsi ulang.

 

BP3TKI Mataram juga menyampaikan surat persetujuan otopsi ulang ke Polda NTB pada Rabu, 25 April lalu dan selanjutnya terkait dengan biaya penanganan otopsi ditanggung anggaran BNP2TKI.

 

“Surat persetujuan keluarga kepada Kepala BP3TKI Mataram, Syahrum dan ditandatangani oleh Mastum, selaku ayah TKI Herman,” ungkap Jumhur. (Bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top