WAHANA TATA: Pacu pasar kawasan timur

SURABAYA: Penghimpunan premi PT Asuransi Wahana Tata di area Timur sepanjang Januari-Maret 2012  sudah  Rp97,5 miliar atau 27,5% dari target yang ditetapkan sebesar Rp354,5 miliar pada tahun ini.Ign. Bambang L Nugroho Kepala Cabang Koordinator
Wike Dita Herlinda | 23 April 2012 12:52 WIB

SURABAYA: Penghimpunan premi PT Asuransi Wahana Tata di area Timur sepanjang Januari-Maret 2012  sudah  Rp97,5 miliar atau 27,5% dari target yang ditetapkan sebesar Rp354,5 miliar pada tahun ini.Ign. Bambang L Nugroho Kepala Cabang Koordinator Wilayah Timur Asuransi Wahana Tata optimistis dengan potensi pasar di area Timur yang relatif besar target penghimpunan premi dan pertumbuhan pemegang polis sebanyak 3.000 nasabah akan terlampaui."Bisnis industri asuransi umum di kawasan timur memiliki peuang untuk bisa tumbuh dengan pesat," ujarnya Senin 23 April 2012.Kondisi tersebut tidak lepas dari perkembangan  sektor properti di kawasan itu yang belakangan semakin pesat. Sebagaimana diketahui, lanjutnya, bisnis asuransi umum di Jatim, Bali, Kalimantan, dan Slawesi lebih banyak ditopang penghimpunan premi dari properti dan kendaraan bermotor.Sementara sepanjang tahun ini sektor tersebut masih dipredikisikan akan mengalami pertumbuhan relatif tinggi.Jika sepanjang Januari-Maret 2012 Wahan Tata, lanjutnya, telah berhasil menghimpun premi asuransi umum sebesar Rp97,5  miliar dari pemegang polis di Jatim, Bali, Sulawesi dan Kalimantan."Pada semester  I nanti  kami optimistis akan mampu mendongkrak premi hingga 50% dari target tahun ini,"Bambang mengatakan pengoperasian kantor regional timur di Surabaya memiliki peran strategis bagi Wahana Tata untuk membidik pemegang polis perorangan atau individual.Apalagi dengan pengembangan sistem online yang memudahkan nasabah melakukan klaim di seluruh kantor cabang di Indonesia.Tahun lalu, lanjutnya Wahana Tata  telah membukukan premi Rp275 miliar di east regional. Sementara  secara nasional total pembayaran klaim  asuransi tersebut mencapai Rp130 miliar, sedangkan  perolehan preminya naik 4,6% atau menjadi  Rp342,1 miliar per Maret 2012. (ra)

 

>BACA JUGA

-Perbankan syariah jangan ambisi pacu kredit konsumsi 

Tag :
Editor : Basilius Triharyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top