Krisis premium Aceh menuai aksi protes

BANDA ACEH: Puluhan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh menggelar aksi unjuk rasa menuntut pemerintah untuk segera menyelesaikan kelangkaan BBM jenis premium di daerah itu.“Dewan [DPRA] dan [lembaga] eksekutif seharusnya
News Editor
News Editor - Bisnis.com 07 Desember 2011  |  17:12 WIB

BANDA ACEH: Puluhan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh menggelar aksi unjuk rasa menuntut pemerintah untuk segera menyelesaikan kelangkaan BBM jenis premium di daerah itu.“Dewan [DPRA] dan [lembaga] eksekutif seharusnya tidak hanya mencari solusi pada saat BBM langka, tapi harus dapat mengatasi sebelum krisis BBM terjadi,” ujar Sekjen BEM IAIN Ar-Raniry Khairul Bahri, Rabu (7 Desember 2011).Aksi protes dilangsungkan di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) sekitar 30 menit. Para demonstran disambut oleh Ketua DRPA Hasbi Abdullah yang langsung menggelar dialog.Hasbi Abdullah berjanji akan menyelesaikan kelangkaan BBM yang terjadi pada empat kabupaten sejak minggu pagi, akhir pekan lalu, hingga hari ini. Dia mengaku telah memanggil Pertamina Regional Aceh kemarin (Selasa, 6 Desember).“Kami sudah minta untuk menambah kuota BBM di Aceh, besok ada rapat lanjutan dengan beberapa pihak terkait dan akan di bahas jumlah kendaraan di Aceh, supaya stok premium untuk Aceh disesuaikan,” jelasnya.  Dia mengatakan penambahan volume BBM perlu dilakukan dengan pertimbangan bahwa setiap tahun terjadi peningkatan jumlah penguna kendaraan bermotor di Provinsi Aceh.Sementara itu, Asisten Customer Relation PT Pertamina FRM 1 Sumbagut Sonny Mirath meminta masyarakat Aceh tidak perlu panik kehabisan premium di sejumlah SPBU di Aceh. Dia mengatakan telah menambah persediaan ke Depo Pertamina di Krueng Raya, Kab. Aceh Besar.Kelangkaan premium pada 3 hari terakhir, paparnya, bukan karena Pertamina mengurangi pasokan minyak jenis premium ke Aceh, tapi adanya lonjakan konsumsi di provinsi berpenduduk sekitar 4,6 juta jiwa itu. (k33)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Zulkarnaini Muchtar

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top