Staf khusus: Reshuffle bukan karena desakan publik

JAKARTA: Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Daniel Sparingga mengatakan bahwa pertimbangan melakukan perubahan susunan kabinet atau reshuffle, tidak karena desakan yang datang dari ruang publik."Tidak juga karena survai mengatakan ini
News Editor
News Editor - Bisnis.com 19 September 2011  |  09:38 WIB

JAKARTA: Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik Daniel Sparingga mengatakan bahwa pertimbangan melakukan perubahan susunan kabinet atau reshuffle, tidak karena desakan yang datang dari ruang publik."Tidak juga karena survai mengatakan ini atau itu," kata Daniel kepada wartawan melalui pesan singkat, Minggu malam.Dia mengatakan bahwa keperluan untuk melakukan akselerasi perubahan adalah faktor utamanya."Kata kuncinya adalah akselerasi. Yang dilakukan bukan hanya menggeser atau menggusur orang, namun juga membawa serta cara pandang baru, komitmen baru, semangat baru, dan orientasi baru," ujarnya.Dia menilai kesuksesan akselerasi ditentukan oleh tindakan cepat dan sigap.Oleh karena itu, kata dia, semua jajaran kementerian, lembaga, pemerintah daerah diminta untuk meningkatkan kinerja dan kerja samanya."Apa yang dicanangkan dalam tiga tahun ke depan semata untuk bangsa ini, tidak untuk pencitraan atau legacy sekalipun," katanya.Ia menekankan bahwa tidak ada yang personal karena semuanya berurusan dengan publik, dengan masa depan republik.Daniel juga berkata, "prosesnya sedang berlangsung"."Tentu `the sooner, the better` tetapi apa artinya menunggu dua - tiga minggu untuk sesuatu yang telah ditunggu satu tahun sebelumnya oleh publik," ujarnya.Dia juga mengimbau tidak perlu ada kehebohan atau kegaduhan, apalagi keonaran."Biarlah Presiden dan Wakil Presiden mengambil waktu terbaiknya untuk menjawab itu," katanya. (faaA)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Antara

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top