118 Mahasiswa terima beasiswa Erasmus Mundus

JAKARTA: Sebanyak 118 mahasiswa Indonesia mendapatkan beasiswa Erasmus Mundus untuk mengikuti program S-1 sampai S-3 dan post-doktoral di berbagai perguruan tinggi di Uni Eropa mulai tahun akademik 2011."50% Dari penerima beasiswa tersebut akan menempuh
News Editor
News Editor - Bisnis.com 21 Juli 2011  |  13:37 WIB

JAKARTA: Sebanyak 118 mahasiswa Indonesia mendapatkan beasiswa Erasmus Mundus untuk mengikuti program S-1 sampai S-3 dan post-doktoral di berbagai perguruan tinggi di Uni Eropa mulai tahun akademik 2011."50% Dari penerima beasiswa tersebut akan menempuh pendidikan di beberapa perguruan tinggi di negara Eropa," kata Charles Whiteley, Wakil Dubes Delegasi UE di Indonesia hari ini.Jika dilihat dari jumlahnya, katanya, penerima beasiswa dari Indonesia ini berada di peringkat ke-7 terbanyak dari 160 negara di seluruh dunia, urutan ke-3 di antara negara-negara Asia, dan urutan teratas di Asia Tenggara. Ini menandakan potensi SDM Indonesia luar biasa. "Penerima beasiswa dari Indonesia ini merupakan bagian dari 2.000 calon mahasiswa S-2, dan 120 calon S-3 yang dipilih dari seluruh dunia untuk menerima Erasmus Mundus," ungkapnya.Saat ini, lanjutnya, terdapat 124 program studi S-2, dan 24 program studi S-3 Erasmus Mundus. Mencakup berbagai bidang seperti teknologi, ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan sosial, bisnis, ilmu ekonomi, hukum, serta ilmu pengetahuan budaya dan sastra."Sejak dimulainya Erasmus Mundus pada 2004, sudah ada 380 mahasiswa Indonesia yang memperoleh manfaat dari program beasiswa ini," ujarnya.Whiteley mengatakan program Erasmus Mundus ini didanai Uni Eropa. Tujuannya untuk memberikan kontribusi terhadap pengembangan keahlian dan kemampuan sumberdaya manusia. Selain itu, meningkatkan pemahaman antarbudaya, serta mendukung kerjasama antar lembaga-lembaga perguruan tinggi di Eropa dan negara lainnya."Uni Eropa dan negara-negara anggota Uni Eropa berkomitmen mendukung Indonesia, dalam meningkatkan kualitas SDM melalui pemberian program beasiswa untuk menempuh pendidikan di pusat-pusat pendidikan unggulan di seluruh Eropa," tambahnya. (tw)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Nadya Kurnia

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top