Wapres beri suara untuk Pulau Komodo

Aprilian Hermawan | 29 Desember 2010 00:22 WIB

Ende, NTT: Wakil Presiden Boediono dan sejumlah menteri akan memberikan suaranya atau voting untuk pemilihan Pulau Komodo sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia, hari ini.

Boediono akan mengunjungi Pulau Komodo dan meninjau objek wisata tersebut pada siang hari ini. Informasi yang diperoleh dari Biro Media Massa Setwapres menyebutkan, Boediono dan tujuh menteri Kabinet Indonesia Bersatu juga akan memberikan suara untuk pemilihan Pulau Komodo sebagai salah bagian dari tujuh keajaiban dunia.

Taman Nasional Pulau Komodo saat ini tengah mengikuti pemungutan suara untuk ditetapkan sebagai satu dari tujuh keajaiban dunia kategori alam dan lingkungan yang digelar oleh New7wonder Foundation. Votingbisa dilakukan di situs www.new7wonder.com dan akan diumumkan pada 11 November 2011.

Ada 222 negara yang mendominasikan 261 daerah-daerah tujuan wisata untuk memperebutkan tujuh kategori keajaiban dunia. Hingga kini, ada 28 finalis yang memperebutkan posisi tujuh teratas. Beberapa objek wisata dunia yang menjadi pesaing Pulau Komodo diantaranya Grand Canyon di Afrika Selatan, Pulau Galapagos, hutan Amazon, dan Gunung Kilimanjaro.

Pemberian suara dari Wapres dan para menteri diharapkan dapat meningkatkan partsipasi dari masyarakat untuk memberikan suaranya.

Wapres Boediono melakukan kunjungan ke Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur sejak kemarin untuk melakukan berbagai kegiatan. Wapres didampingi menteri diantaranya Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Mendiknas M. Nuh, Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad, Menteri Agama Surya Dharma Ali, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan.

Kemarin, Wapres melakukan pemugaran empat situs Bung Karno selama diasingkan di Ende NTT pada 1934-1938. Wapres mengajak tokoh masyarakat di Nusa Tenggara Timur membentuk sebuah yayasan untuk melestarikan situs Bung Karno di Ende itu. Semalam, Wapres juga ikut menghadiri perayaan Natal bersama masyarakat NTT di Universitas Flores.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top