9 Proyek kondominium ditargetkan tuntas 2010

JAKARTA: Sekitar sembilan proyek kondominium di Jakarta ditargetkan tuntas pada pengujung 2010 untuk meningkatkan total pasokan kumulatif menjadi 80.700 unit.
Heri Faisal | 23 Desember 2010 10:33 WIB

JAKARTA: Sekitar sembilan proyek kondominium di Jakarta ditargetkan tuntas pada pengujung 2010 untuk meningkatkan total pasokan kumulatif menjadi 80.700 unit.

Cushman and Wakefield Indonesia (CWI) mencatat kesembilan proyek tersebut adalah Gandaria Heights, Centro City (Tower A), Tamansari Sudirman, Pakubuwono View, Central Park (Alaina Tower), Green Central, Seasons City, Masion @ Kemang, dan Gading Nias (Emerald).

Adapun, proyek-proyek kondominium yang mulai dipasarkan dan akan selesai pembangunannya pada 2 tahun mendatang berjumlah sekitar 50 proyek dengan total 19.000 unit. Walaupun dengan jumlah pasokan yang cukup banyak, tingkat penjualan pre-sales dari proyek-proyek tersebut baru mencapai 56%.

Tentunya, penjualan kondominium akan meningkat pada 2011 seiring dengan prospek ekonomi Indonesia yang masih baik pada 2011, kata Analis Senior CWI Bidang Apartemen dan Kondominium Elizabeth Tanti dalam keterangan persnya, hari ini.

Menurut dia, tren untuk tinggal di proyek residensial bertingkat di Jakarta baik di proyek kondominium maupun apartemen sewa akan terus berlanjut seiring dengan berbagai pertimbangan praktis serta makin terbatasnya lahan di daerah pusat Jakarta.

Proyek kondominium di pusat kota juga merupakan salah satu solusi terhadap makin parahnya tingkat kemacetan dan lamanya waktu perjalanan yang dibutuhkan di Jabodetabek. Walaupun sampai saat ini motivasi pembeli kondominium masih berimbang antara untuk investasi dan untuk ditinggali, paparnya.

CWI, jelasnya, memerkirakan pasokan kondominium mendatang kebanyakan datang dari kelas menengah yang mewakili sekitar 60% dari total pasokan.

Penambahan tersebut kebanyakan akan terjadi di kompleks-kompleks mixed-use atau semacam superblok seperti Kuningan City, Ciputra World, Rasuna Epicentrum, Kota Kasablanka, dan Thamrin City. Adapun, sejumlah daerah perumahan primer akan terus membidik calon pembeli kelas atas seperti yang terjadi pada 1 - 2 tahun terakhir.

Pada pasar kondominium yang cukup kompetitif saat ini, komitmen pengembang menyelesaikan proyeknya secara tepat waktu dengan kualitas proyek yang sudah dijanjikan, akan menjadi sangat penting, bagi suksesnya kinerja penjualan, jelasnya.

Terlebih, lanjut Elizabeth, dengan penurunan suku bunga kredit KPA (apartene), keinginan dari pembeli diharapkan akan terus tumbuh pada 2011. Proyek-proyek kondominium yang menawarkan konsep unik, fasilitas yang lengkat dan berada dilokasi yang strategis diperkirakan dapat menawarkan harga yang lebih tinggi.

---------------------

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top