Pemesanan tiket kereta terus meningkat

BANDUNG: Berikut ringkasan berita ekonomi surat kabar terbitan Bandung, antara lain hasil tangkapan ikan laut di Indramayu meningkat dan pemprov alokasikan Rp8 miliar untuk Kadin Jabar. Berikut ringkasan selengkapnya:
Yanto Rachmat Iskandar
Yanto Rachmat Iskandar - Bisnis.com 17 Desember 2010  |  00:25 WIB

BANDUNG: Berikut ringkasan berita ekonomi surat kabar terbitan Bandung, antara lain hasil tangkapan ikan laut di Indramayu meningkat dan pemprov alokasikan Rp8 miliar untuk Kadin Jabar. Berikut ringkasan selengkapnya:

PRODUKSI IKAN: Hasil tangkap ikan laut di Indramayu selama 2010 meningkat 9,5% dibandingkan dengan 2009. Penambahan armada tangkap dan tidak adanya masa paceklik pada Januari-November mengakibatkan hasil tangkap ikan per bulan 2.920 ton. (Kompas lembar Jabar)

TIKET KA: Tingkat pemesanan tiket kereta api dari Bandung untuk musim libur Natal dan Tahun Baru 2011 sejak dua hari terakhir mulai meningkat. Untuk mengantisipasi lonjakan okupansi, PT KA Daop 2 Bandung menyiapkan kereta tambahan tiga unit per rangkaian. (Kompas lembar Jabar)

DUNIA USAHA: Pemerintah daerah di Jawa Barat diharapkan jangan terus menutup mata terhadap berbagai permasalahan dunia usaha. Dalam beberapa tahun terakhir, kalangan pengusaha relatif berjalan sendiri menghadapi berbagai permasalahan yang ada, padahal kepentingan dunia usaha terkait langsung dengan kepentingan perekonomian masyarakat Jabar.(Pikiran Rakyat)

PABRIK BARU: Mulai 2011, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) optimistis membidik target pertumbuhan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) lima ratus pabrik per tahun. Saat ini, jumlah industri TPT di Indonesia mencapai lebih dari 2.893 pabrik, atau tumbuh seratus pabrik dalam tiga tahun terakhir, dari 2.700-an industri TPT pada 2009.(Pikiran Rakyat)

ANGGARAN KADIN: Pemprov Jawa Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp8 miliar untuk operasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar. (Seputar Indonesia Jabar)

UNJUK RASA: Sedikitnya 500 buruh PT Mikro Garment berunjuk rasa di depan gerbang kawasan industri Kaha Grup di Jalan Raya Solokanjeruk-Majalaya kemudian berlanjut di depan gerbang Kompleks Pemkab Bandung, kemarin.

Dalam aksinya, buruh menuntut manajemen perusahaan agar memberikan gaji layak sesuai upah minimum Kabupaten Bandung senilai Rp1.0.70.000.(Seputar Indonesia Jabar) (mrp)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top