Cargill-Sorini dinilai sama-sama untung

News Editor | 15 Desember 2010 10:56 WIB

JAKARTA: Analis menilai pembelian mayoritas saham PT Sorini Agro Corporindo Tbk oleh Cargill, sebuah perusahaan perdagangan global, dari PT AKR Corporindo Tbk menguntungkan kedua emiten saham bursa Indonesia tersebut.

Research Associate PT CIMB Securities Indonesia Mastono Ali mengatakan pembelian Sorini oleh Cargill membuat AKR Corporindo akan memiliki dana segar untuk mengembangkan bisnisnya. Keuntungan tersebut, lanjutnya, akan mengimbangi penurunan pendapatan AKR Corporindo yang berpotensi terjadi akibat divestasi itu pada tahun depan.Sorini pada 2009 mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,49 triliun, yang pada akhir tahun ini diprediksi mampu meningkat mencapai Rp1,76 trilun, meningkat sebesar 20%. Pendapatan AKR Corporindo diprediksi meningkat 2030% dari pendapatan pada 2009 sebesar Rp8,96 triliun menjadi Rp10,75 triliun11,64 triliun."Sorini juga diuntungkan sebab Cargill dapat mendukung usahanya karena bisnisnya perdagangan," ujar Mastono kepada Bisnis hari ini.Dari penghitungan itu, AKR Corporindo berpotensi kehilangan pendapatan sebesar Rp1,76 triliun dari divestasi itu, atau menjadi Rp8,99 triliun9,88 triliun pada akhir tahun ini. Cargill membeli sebanyak 85,01% saham Sorini dari AKR Corporindo dan UOB Kay Hian Pte Ltd senilai Rp2,72 triliun. Dari AKR Corporindo, Cargill membeli sebanyak 68,82% saham Sorini dan sisanya dari UOB Kay dengan harga Rp3.500 per lembar. Harga jual itu merupakan premium 4,47% dari harga pasar Sorini, yang berkode SOBI, pada penutupan sore ini pada level Rp3.350. Penjualan saham Sorini oleh AKR Corporindo disebabkan oleh ingin fokusnya induk usaha itu pada bidang energik, distribusi kimia, dan infrastruktur logistik. Dana dari divestasi itu akan digunakan perseroan untuk merambah bisnis yang difokuskan perusahaan. Mastono menambahkan isu seputar penjualan Sorini oleh AKR Corporindo tersebut sudah terdengar selama beberapa pekan, tetapi belum terkonfirmasi hingga hari ini.Harga saham Sorini yang ditutup pada level Rp3.350 telah menguat sebesar Rp75 atau sebesar 2,29%, yang kemungkinan besar terjadi akibat berita tentang penjualan di harga premium itu. Harga itu membuat kapitalisasi pasar emiten berkode saham SOBI itu menjadi Rp3,06 triliun. Harga saham AKR Corporindo yang berkode AKRA juga terapresiasi sebesar Rp30 atau sebesar 1,72% menjadi Rp1.770 dan membentuk kapitalisasi pasarnya sebesar Rp6,71 triliun. (bsi)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top