PP raih kontrak Rp945 miliar

News Editor | 14 Desember 2010 13:52 WIB

JAKARTA: Emiten konstruksi dan investasi PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PT PP) dalam 2 bulan terakhir Oktober hingga November 2010 meraih kontrak baru sebesar lebih dari Rp945 miliar.

Musyanif, Direktur Utama PTPP menjelaskan hingga November 2010 nilai kontrak baru mencapai Rp5,28 triliun atau mencatat kenaikkan 17,33% jika dibandingkan dengan nilai perolehan per September yang mencapai Rp4,5 triliun."Perolehan kontrak ini sudah sesuai dengan target perseroan. Saat ini kami masih menunggu pengumuman kontrak-kontrak bernilai besar pada bulan Desember 2010 ini, seperti Power plant Combine cycle di Cilegon, Jembatan Siak IV dan beberapa Gedung pemerintah," paparnya dalam rilis yang dikirim malam ini.Dia menyebutkan kontrak baru yang cukup signifikan berhasil diraih dalam 2 bulan terakhir antara lain Gedung Islamic Centre, Jakarta senilai Rp227,8 miliar dan Jalan Layang Non Tol Antasari Blok M Paket Pasar Cipete, Jakarta.Jalan tersebut memiliki panjang flyover 1.170 meter, panjang on ramp 20 meter, panjang off ramp 155 meter dengan kontrak senilai Rp309,3 miliar.Musyanif mengutarakan sebagian besar kontrak baru tersebut disumbangkan oleh divisi operasi II (Jakarta dan Jawa Barat) total sebesar Rp672 miliar dan divisi operasi III (Jateng, Jatim, Kalimantan, Bali, NTB, NTT dan Papua) total sebesar Rp244 miliar.Dengan penambahan kontrak baru tersebut order book perseroan sampai dengan November 2010 tercatat sebesar Rp7,8 triliun. Carry over dari 2009 adalah sebesar Rp2,6 triliun.Pada triwulan III/ 2010, PTPP mencatat laba bersih sebesar Rp46,6 miliar atau melonjak 61,7% dibandingkan dengan perolehan laba bersih periode yang sama 2009 sebesar Rp28,81 miliar. Kenaikan tersebut ditopang oleh meningkatnya perolehan kontrak baru, dan pendapatan serta membaiknya marjin profitabilitas perseroan. Sampai dengan triwulan III/2010, PTPP membukukan pendapatan Rp2,26 triliun. Marjin laba bersih menjadi 2,1% dibandingkan dengan 1,12% di triwulan III/2009.Sementara itu, marjin laba kotor meningkat menjadi 10,94% pada triwulan III/2010 dari 8,96% pada periode yang sama tahun lalu. Kenaikan marjin ini disebabkan meningkatnya kemampuan menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi serta efisiensi dan inovasi yang terus menerus dilakukan.Laba usaha PTPP pada triwulan III/2010 Rp155,54 miliar dengan marjin laba usaha tercatat 6,87%, meningkat dibandingkan dengan marjin laba usaha pada triwulan yang sama tahun lalu yang tercatat 6,06%. Selain sektor konstruksi dan investasi, perseroan juga berencana untuk meningkatkan porsi usaha sektor properti dari 5-6% akan ditingkatkan secara bertahap sebesar 20% hingga tahun 2014."Kami berhasil mempertahankan rasio pertumbuhan laba bersih sebesar rata-rata 25% per tahun. Melalui strategi pengembangan bisnis di bidang kontruksi dan investasi, kami yakin dapat meningkatkan laba sebesar lima kali lipat pada 2014 mendatang," kata Musyanif. (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top