Metro Realty bidik pendapatan Rp23,14 miliar

JAKARTA: PT Metro Realty Tbk membidik pendapatan pada tahun ini dapat menyamai pendapatan pada 2009 yang mencapai Rp23,14 miliar. Renovasi pertokoan yang dilakukan sejak tahun lalu diharapkan mampu menyokong pendapatan perseroan.Arief Thamin, Direktur
News Editor
News Editor - Bisnis.com 10 Desember 2010  |  10:40 WIB

JAKARTA: PT Metro Realty Tbk membidik pendapatan pada tahun ini dapat menyamai pendapatan pada 2009 yang mencapai Rp23,14 miliar. Renovasi pertokoan yang dilakukan sejak tahun lalu diharapkan mampu menyokong pendapatan perseroan.Arief Thamin, Direktur PT Metro Realty Tbk, mengatakan perseroan telah menganggarkan biaya renovasi untuk pertokoan Metro Pasar Baru, Jakarta Pusat sebesar Rp40 miliar selama lima tahun."Kami akan menyelesaikan renovasi pertokoan secara bertahap. Pada tahun ini pengerjaan berpusat di lantai dasar dan penambahan sejumlah fasilitas," ujarnya, seusai paparan publik, kemarin.Pada periode Januari-September 2010, pendapatan perseroan turun 12,51% menjadi Rp16,85 miliar dibandingkan dengan Rp19,27 miliar pada periode yang sama tahun lalu.Perseroan masih mampu mencetak kenaikan laba usaha sebesar 110% dalam sembilan bulan pertama tahun ini menjadi Rp1,93 miliar dibandingkan dengan Rp917,67 juta pada periode yang sama tahun lalu.Kemampuan menekan beban pokok penjualan sebesar 22,97% menjadi Rp12,13 miliar pada Januari-September 2010 dibandingkan dengan Rp15,75 miliar pada Januari-September 2009 menjadi salah satu faktor penopang peningkatan beban usaha.Adapun, laba bersih pada Januari-September 2010 melesat 461,31% menjadi Rp1,19 miliar dibandingkan dengan Rp212,07 juta pada periode yang sama tahun lalu.Arief mengatakan renovasi perlu dilakukan perseroan mengingat saat ini perusahaan menghadapi persaingan dengan mal baru yang umumnya dilengkapi dengan fasilitas yang lebih memadai dibandingkan dengan kondisi gedung yang dimiliki perseroan.Selain mengoperasikan Metro Pasar Baru, perseroan juga mengoperasikan Sunter Plaza dan Melawai Plaza. Dalam bidang perumahan, perusahaan mengoperasikan apartemen Sunter.Perseroan juga berencana untuk mengalihkan peruntukkan empat lantai di Metro Pasar Baru dari kantor perusahaan menjadi apartemen. Perizinan proyek ini telah diajukan sejak tahun ini dan diharapkan dapat selesai pada kuartal I/2010."Begitu izin selesai, kami segera melakukan renovasi dan mengubah empat lantai tersebut menjadi apartemen. Kami juga akan menambahkan layanan yang dibutuhkan, seperti lahan parkir," tuturnya.Konsep hunian yang terpadu dengan pusat perbelanjaan menjadi satu hal yang kian mudah dijumpai di kota-kota besar di Indonesia. Arief berharap strategi ini dapat menarik peningkatan pendapatan bagi perseroan.Harga saham perseroan yang diperdagangkan dengak kode MTSM pada perdagangan kemarin stagnan di level Rp900. (bsi)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Puput Jumantirawan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top