Telkomsel sesalkan kematian pelanggannya

JAKARTA: PT Telkomsel menyesalkan insiden kematian pelanggannya pada saat akan melaporkan keluhan layanan di Kantor Telkomsel Manado.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 08 Desember 2010  |  10:01 WIB

JAKARTA: PT Telkomsel menyesalkan insiden kematian pelanggannya pada saat akan melaporkan keluhan layanan di Kantor Telkomsel Manado.

GM Corporate Communication Telkomsel Ricardo Indra mengaku sedih terkait musibah yang menimpa seorang pelanggannya di pusat layanan perseroan di Menado.

Peristiwa ini sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian dan Telkomsel menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada pihak berwenang," katanya.Menurut dia, selama proses penyelidikan ini, Telkomsel senantiasa terbuka dan bekerja sama dengan aparat terkait untuk dapat mengungkap peristiwa ini.

Terkait dengan hal tersebut, operator telekomunikasi diminta untuk lebih serius menangani keluhan pelanggan guna menekan adanya gejolak sosial yang tak puas terhadap kualitas layanan pelaku usaha.

"Kami minta operator untuk lebih serius menangani keluhan dari pelanggan. Baik yang datang langsung ke pusat layanan atau melalui telepon dan jejaring sosial. Jika dianggap sepele itu melanggar regulasi," tegas Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo Gatot S. Dewa Broto hari ini.

Gatot diminta tanggapannya terkait peristiwa meninggalnya seorang pelanggan Telkomsel di Menado karena mengeluhkan layanan operator tersebut. Disinyalir sempat terjadi adu debat antara pelanggan dan petugas layanan Telkomsel sebelum peristiwa naas itu terjadi.

Menurut Gatot, jika operator mengikuti aturan dari kualitas layanan, maka hal-hal naas itu bisa dihindari. "Sayangnya kami masih banyak menemui pelanggaran di lapangan. Padahal jika aturan ini diikuti, secara jelas diatur tentang cara penanganan keluhan pelanggan," katanya.

Menurut dia, adanya peristiwa yang menimpa pelanggan Telkomsel itu akan menjadi catatan bagi regulator dalam evaluasi tahunan terhadap kualitas layanan dari operator tersebut.

"Denda terhadap pelanggaran kualitas layanan berlaku mulai tahun depan. Tetapi jika kasus yang menimpa pelanggan Telkomsel ini masuk kejadian luar biasa dan ada bukti-bukti kuat secara hukum, teguran keras bisa saja dilayangkan seusai ada evaluasi darurat," katanya.(api)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top