Mahasiswa siap isi kepemimpinan nasional

JAKARTA: Mahasiswa sebagai elemen bangsa dapat memanfaatkan momentum Tahun Baru Hijrah 1432 H untuk berintrospeksi dan mendorong semangat diri dalam belajar dan bekerja keras agar dapat mengisi kepemimpian nasional yang lebih baik dari sekarang.
Sekretariat Redaksi
Sekretariat Redaksi - Bisnis.com 07 Desember 2010  |  08:55 WIB

JAKARTA: Mahasiswa sebagai elemen bangsa dapat memanfaatkan momentum Tahun Baru Hijrah 1432 H untuk berintrospeksi dan mendorong semangat diri dalam belajar dan bekerja keras agar dapat mengisi kepemimpian nasional yang lebih baik dari sekarang.

Pendiri ESQ Leadership Center Ary Ginanjar Agustian mengatakan mahasiswa dan pemuda itu kelak akan menjadi pemimpin dan elemen bangsa yang lebih berkualitas dari segi emosional, spiritualitas dan intelektualitasnya

Dengan kepemimpinan bangsa yang berkualitas tersebut diharapkan tidak akan terulang kembali berbagai peristiwa sosial, politik dan ekonomi yang negatif dan merugikan negara dan rakyat Indonesia.

Untuk itu dengan momentum Tahun Baru Hijrah, 1 Muharam 1432 H, para mahasiswa dan pemuda Indonesia dapat berintrospeksi dan bertekad untuk dapat mengubah situasi yang kurang baik sekarang menjadi lebih baik, katanya di kampus UIN Syarif Hidayatullah Ciputat, Tengerang Selatan.

Dia mengatakan hal itu pada acara tablig akbar 1 Muharam 1432 H dan doa untuk Indonesia yang diselenggarakan Forum Silaturahmi Mahasiswa UIN Jakarta dengan menampilkan penceramah antara lain Rektor UIN Jakarta Qomaruddin Hidayat dan guru besar UIN Said Aqil Husein Al Munawar dan

Ary mengatakan mahasiswa dan pemuda harus dapat melihat berbagai peristiwa sosial, politik dan ekonomi serta berbagai peristiwa bencana alam yang tejadi di Tanah Air sebagai buku besar untuk dipelajari dan direnungkan secara seksama.

Dengan semangat hijrah, lanjutnya, para mahasiswa dan pemuda dapat mengamalkan perintah membaca atau iqra untuk melihat dan mengamati segala apa yang terjadi di Indonesia dan alam semesta dengan penuh kesadaran spiritual bersandar diri sepenuhnya kepada Allah SWT.

Sementara itu Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Said Husein Al Munawar mengatakan masa muda bagi seseorang pasti akan pergi dan tidak akan pernah kembali, yang segera akan disusul dengan masa tua yang pasti akan datang.

Untuk itu, lanjutnya, mahasiswa dan para pemuda harus benar-benar memanfaatkan masa mudanya yang penuh semangat dan bergairah dengan terus belar dan melakukan hal-hal positif sebagai bekal di masa mendatang, saat memasuki usia tua.

Semangat pemuda yang penuh gairah itu harus diarahkan kepada hal yang positif dengan belajar secara bersungguh-sungguh dan mencari pengalaman agar dapat mencapai hari depan yang lebih baik, demikian halnya jika menjadi pemimpin nasional, katanya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Mursito

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top