Abu vulkanik Bromo ke Probolinggo lagi

PROBOLINGGO: Abu vulkanik akibat letusan Gunung Bromo siang ini kembali menuju ke wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, setelah kepulan asap vulkanik itu sempat mengarah vertikal sehari sebelumnya.Data aktivitas Gunung Bromo yang tercatat di Media
News Editor | 04 Desember 2010 16:55 WIB

PROBOLINGGO: Abu vulkanik akibat letusan Gunung Bromo siang ini kembali menuju ke wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, setelah kepulan asap vulkanik itu sempat mengarah vertikal sehari sebelumnya.Data aktivitas Gunung Bromo yang tercatat di Media Center Tanggap Darurat di Dusun Cemorolawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Sabtu pukul 00.00-06.00 WIB, menunjukkan telah terjadi gempa vulkanik sebanyak empat kali dengan amplitudo 8-20 mm selama 10-18 detik.Gempa tremor masih belum ada perubahan, terjadi secara terus-menerus dengan amplitudo 1-3 mm yang menyebabkan hembusan asap vulkanik.Ketinggian asap selama periode tersebut masih mencapai 200-300 mm yang berubah-ubah warnanya, mulai putih kecokelatan, putih kemerahan, hingga kelabu.Hingga pukul 06.30 WIB cuaca di sekitar kawasan Gunung Bromo berwarna cerah dengan temperatur udara mencapai 12 derajat Celsius. Namun, pada pukul 09.30 WIB lokasi kawah dan sekitarnya diselimuti kabut.Di sekitar kawasan Cemoro Lawang, bau gas solfatara mulai dirasakan warga. Penduduk setempat dan wisatawan mengenakan masker untuk menghindari infeksi saluran pernapasan.Sehari sebelumnya, hembusan asap dari kawah Gunung Bromo mengarah vertikal. Namun, pada Sabtu pagi sempat vertikal setinggi 200 meter sebelum terbawa angin ke arah utara.Sampai saat ini Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menetapkan status awas (level IV) terhitung sejak 23 November 2010."Statusnya masih tetap awas, kendati ada indikasi penurunan aktivitas," kata Ketua Tim Tanggap Darurat Bencana Bromo, Gede Suwantika, saat ditemui di Pos Pengamatan Gunung Api Bromo di Dusun Cemoro Lawang.Meskipun demikian, wisatawan domestik dan mancanegara masih terus berdatangan secara berkelompok untuk menikmati panorama alam di Gunung Bromo dari jarak tiga kilometer dari kawah.Menurut rencana Gubernur Jatim Soekarwo akan memantau aktivitas Gunung Bromo dari Cemorolawang atau Ngadisari, besok.(er)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Rezza Aji Pratama

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top