Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Contoh dan Cara Titip Doa ke Jamaah Haji di Tanah Suci

Berikut hukum dan cara titip doa ke jemaah haji yang berangkat ke tanah suci.
Contoh bacaan doa dan cara menitipkan doa kepada orang yang ibadah haji. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Contoh bacaan doa dan cara menitipkan doa kepada orang yang ibadah haji. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA - Ibadah haji merupakan ibadah yang didampakan oleh seluruh umat muslim di seluruh dunia. Haji ada di dalam Rukun Islam kelima, yang wajib dilaksanakan apabila mampu. Karena ibadah haji wajib dilaksanakan bagi yang mampu, lantas bagaimana hukumnya jika titip doa kepada orang yang sedang ibadah haji? 

Di bawah ini dijelaskan bagaimana hukum titip doa ke jemaah ibadah haji. 

Waktu pelaksanan ibadah haji pun telah ditentukan oleh Allah Swt, seperti yang tercantum dalam QS al-Baqarah.

“(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.” (QS. Al-Baqarah: 197)

Adapun musim atau waktu pelaksanaan haji yakni dilakukan pada beberapa bulan yang dimaklumi mulai bulan Syawal, Zulkaidah, hingga 9 Zulhijah atau malam ke-10 Zulhijah.

Bagi umat muslim yang belum mampu melakukan ibadah haji, bolehkah menitipkan doa kepada orang yang berangkat ke mekah? Berikut penjelasan hukum dan contoh titip doa kepada orang yang berangkat haji.

Hukum Titip Doa kepada Orang yang Ibadah Haji

Melansir dari NU Online, ulama Syekh Abu Bakr al-Ajurriy dari kalangan Madzhab Hanbali mengatakan bahwa tradisi mengantar orang berangkat haji dan menitipkan doa kepada orang yang ibadah haji termasuk sesuatu yang dianjurkan.

وذكر أبو بكر الآجري استحباب تشييع الحاج ووداعه ومسألته أن يدعو له ـ وشيع أحمد أمه بالحج

Artinya: "Syaikh Abu Bakr al-Ajurry menuturkan tentang kesunahan mengantar orang haji dan menitipkan juga meminta untuk mendoakannya. Imam Ahmad pernah mengantar ibunya untuk haji"

Selain dianjurkan untuk mengantar dan menitipkan doa, dianjurkan juga untuk meminta doa kepada orang yang baru pulang dari ibadah haji. Hal ini diriwayatkan dari sahabat Abu Musa Al-Asy’ari ra dari Rasulullah:

عَن أَبِي مُوسَى الأَشْعَرِيِّ، رَفَعَهُ إِلَى رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، قَالَ الْحَاجُّ يَشْفَعُ فِي أَرْبَعِ مِائَةِ أَهْلِ بَيْتٍ، أَوْ قَالَ مِنْ أَهْلِ بَيْتِهِ، وَيَخْرُجُ مِنْ ذُنُوبِهِ كَيَوْمَ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ

Artinya: Orang yang berhaji dapat memberikan syafaat kepada 400 orang keluarga atau keluarganya dan ia akan keluar dari dosanya seperti hari ia dilahirkan oleh ibunya (HR Al-Bazzar).

Kemudian dalam kitab Hasyiyah Qaliyubi yang ditulis oleh Syihabuddin al-Qaliyubi salah satu ulama dari madzhab Syafi’i, terdapat keterangan bahwa bagi orang yang berhaji dianjurkan mendoakan atau memintakan ampunan kepada orang yang tidak berhaji meskipun orang tersebut tidak memintanya.

Sebaliknya, orang yang tidak berhaji disunahkan untuk minta didoakan agar dosanya diampuni. Menurut Qalyubi, para ulama menyebutkan bahwa waktunya sampai empat puluh hari terhitung sejak kedatangannya.

وَيُنْدَبُ لِلْحَاجِّ الدُّعَاءُ لِغَيْرِهِ بِالْمَغْفِرَةِ وَإِنْ لَمْ يَسْأَلْ وَلِغَيْرِهِ سُؤَالُ الدُّعَاءِ مِنْهُ بِهَا وَذَكَرُوا أَنَّهُ أَيْ الدُّعَاءَ يَمْتَدُّ أَرْبَعِينَ يَوْمًا مِنْ قُدُومِهِ

Artinya: Dan disunahkan bagi orang yang berhaji untuk mendoakan orang (yang tidak berhaji) dengan ampunan meskipun orang tersebut tidak meminta. Dan bagi orang yang tidak berhaji hendaknya minta didoakan olehnya. Para ulama menyebutkan bahwa doa tersebut berlaku hingga empat puluh hari sejak kedatangannya. (Syihabuddin al-Qaliyubi, Hasyiyah Qaliyubi ‘ala Syarhi Jalaluddin al-Mahali, Bairut-Dar al-Fikr, 1419 H/1998 M, juz, II, hlm. 190).

Contoh Titip Doa kepada Orang yang Ibadah Haji

Berikut contoh titip doa kepada orang yang sedang pergi haji ke Tanah Suci.

  1. "Ya Allah, berikanlah rezeki dan keberhakan untuk (nama), agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya".
  2. "Ya Allah, berikanlah dan mudahkanlah (nama) mendapatkan jodoh dunia akhirat sesuai dengan apa yang diinginkan".
  3. "Ya Allah, anugerahkanlah keberkahan dalam mencari jodoh yang halal. Pertemukanlah (nama) dengan orang yang mencintai-Mu dan dapat membimbingku menuju surga-Mu".
  4. "Ya Allah, bukakanlah pintu rezeki untuk (nama) agar bisa datang ke Tanah Suci untuk beribadah kepadamu".
  5. "Ya Allah, terima dan kabulkanlah doa ini sebagai bentuk kerendahan hatiku. Jadikanlah aku sebagai orang yang memberikan manfaat bagi keluarga, agama, dan orang-orang di sekitarku".

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper