Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Demokrat Pede, Emil Dardak Jadi Cawagub Khofifah Lagi di Pilkada Jatim

Partai Demokrat yakin Emil Dardak akan kembali diusung parpol lain menjadi bakal cawagub Khofifah di Pilkada Jatim 2024
Demokrat Pede, Emil Dardak Jadi Cawagub Khofifah Lagi di Pilkada Jatim. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, dan Gubernur Jambi Fachrori Umar bersiap sebelum dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/2/2019)./Bisnis-Yodie Hardiyan
Demokrat Pede, Emil Dardak Jadi Cawagub Khofifah Lagi di Pilkada Jatim. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, dan Gubernur Jambi Fachrori Umar bersiap sebelum dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/2/2019)./Bisnis-Yodie Hardiyan

Bisnis.com, JAKARTA - Partai Demokrat percaya diri bahwa Emil Dardak akan kembali diusung partai politik lain untuk menjadi bakal calon wakil gubernur (cawagub) dari Khofifah Indar Parawansa di Pilkada Jawa Timur (Jatim) 2024.

Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mengklaim, Golkar dan PAN telah mendukung Khofifah maju sebagai petahana Gubernur Jatim, termasuk Emil sebagai wakilnya di Pilgub mendatang.

"Demokrat sudah tentu [dukung paslon Khofifah-Emil], nanti Insya Allah mungkin Golkar, mungkin PAN ya. Komunikasi politik terus kami jalin dan mudah-mudahan tidak ada perbedaan wakil, sehingga ketika ada kesamaan tentu sama-sama akan merekomendasikan pasangan Khofifah-Emil," ujar Herman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2024).

Apalagi, dia mengklaim masyarakat Jatim juga ingin melanjutkan duet Khofifah-Emil yang sudah memimpin provinsi dengan jumlah penduduk kedua terbanyak itu sejak 2019.

Oleh sebab itu, Herman berharap hasil kerja Khofifah-Emil selama lima tahun belakangan bisa memberikan mereka tiket untuk kembali maju dalam ajang Pilkada Jatim 2024.

"Ini pasangan yang tepat, pas, sudah ada track record-nya, tinggal melanjutkan ke depan lima tahun lagi," katanya.

Menurutnya, belum ada partai politik yang secara terang-terangan menolak duet Khofifah-Emil lagi. Oleh sebab itu, Demokrat akan coba terus meyakinkan partai politik lain.

Bahkan, Herman juga melihat bukan tidak mungkin PDI Perjuangan (PDIP) juga ikut dukung pasangan Khofifah-Emil. Dia pun meminta setiap pihak bersabar lihat perkembangan ke depan sebab politik sangat dinamis.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper