Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Survei Indikator: Prabowo vs Anies di Sumatra dan Banten, Ganjar Keok di Jateng

Berikut hasil survei Indikator Politik Indonesia atas pertarungan Prabowo vs Anies di Sumatra dan Banten serta Ganjar yang keok di Jateng.
Calon Presiden Nomor Urut 1 Anies Baswedan, Caprea Nomor Urut 2 Prabowo Subianto, Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo saat Debat Capres Terakhir yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Minggu (4/2/2024). Youtube KPU RI.
Calon Presiden Nomor Urut 1 Anies Baswedan, Caprea Nomor Urut 2 Prabowo Subianto, Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo saat Debat Capres Terakhir yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Minggu (4/2/2024). Youtube KPU RI.

Bisnis.com, JAKARTA -- Survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan bahwa pasangan calon (paslon) nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming unggul di hampir seluruh wilayah dan daerah jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Namun, ada beberapa daerah lain di mana paslon 02 disalip oleh dua paslon lainnya, yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD. 

Survei teranyar dari Indikator diselenggarakan pada 28 Januari-4 Februari 2024. Hasilnya, 51,8% responden menyatakan memilih Prabowo-Gibran dalam simulasi surat suara. Setelah itu, sebanyak 24,1% memilih paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan 19,6% memilih paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD. 

Secara kewilayahan, Prabowo-Gibran bersaing ketat dengan Anies-Muhaimin di Sumatra, Banten, dan DKI Jakarta. Pada survei teranyar, elektabilitas 02 di Sumatra mencapai 51,3%, dan diikuti oleh 01 sebesar 32,6%. 

Jika masuk ke per provinsi, elektabilitas 01 menyalip 02 ke posisi tertinggi yakni 79,3% di Aceh. Sementara itu, paslon 02 menyalip 01 di Sumatra Utara, yakni dengan perolehan suara tertinggi 49,4%. 

"Trennya Aceh Mas Anies dominan 79,3%, temuan terakhir naik dari sebelumnya. Kemudian, Sumut Pak Prabowo mengalami kenaikan menjadi 49% sama dengan [survei] Desember akhir tahun lalu," jelas Peneliti Indikator Politik Indonesia Hendro Prasetyo pada konferensi pers, Jumat (9/2/2024). 

Selanjutnya, elektabilitas 01 dan 02 juga bersaing ketat di Banten dan DKI Jakarta. Di Banten, 02 unggul tipis dengan perolehan suara 46,9% dan 01 sebesar 42,5%. Kemudian, elektabilitas 02 juga unggul sebesar 46,4% di DKI Jakarta, sedangkan 01 tercatat sebesar 30,7%.

Di sisi lain, Prabowo-Gibran juga bersaing cukup ketat di beberapa daerah kunci atau basis pemenangan paslon 03 Ganjar-Mahfud. Contohnya, Indikator menemukan bahwa elektabilitas 03 sudah disalip oleh 02 di Jawa Tengah (Jateng). Perolehan suara 03 tercatat sebesar 38% berdasarkan survei terakhir, di bawah 02 yakni 45,5%. 

Seperti diketahui, Jateng diketahui merupakan basis dari partai pengusung utama 03 yakni PDI Perjuangan (PDIP). Begitu pula dengan Bali-Nusa Tenggara, elektabilitas 02 tercatat lebih besar, yakni 48,9% atau mengalahkan 03 dengan perolehan 35,3%. 

"Jawa Tengah, Ganjar mengalami penurunan dan Prabowo lebih atas, dan Anies relatif stagnan. Ini sudah sejak survei sebelumnya bahwa cenderung paslon 02 lebih kuat [di Jateng]," kata Hendro. 

Kendati demikian, basis PDIP khususnya di Bali membuktikan bahwa 03 masih unggul. Indikator menemukan bahwa elektabilitas 03 sebesar 56,3% atau mengalahkan 02 yakni 41,3%. 

Adapun, basis Jawa Timur dikuasai oleh Prabowo-Gibran. Elektabilitas 02 tembus 56,3%, mengalahkan 03 yang memperoleh 21,5% dan 01 sebesar 14,2%. 

"Jawa Timur sudah agak lama paslon 02 mendominasi. Proporsinya cukup besar 56% dan Mas Anies, mengalami penuruna dan Mas Ganjar mengalami kenaikan," tuturnya. 

Beberapa daerah lain yang 'dikuasai' oleh Prabowo-Gibran, yaitu Jawa Barat (53,3%); Kalimantan (55,6%); Sulawesi (67,3%); dan Maluku-Papua (50,7%). 

Survei Indikator terbaru itu diselenggarakan pada 28 Januari sampai dengan 4 Februari 2024. Populasinya yakni WNI dengan hak pilih pada Pemilu 2024 atau yang sudah berusia 17 tahun atau sudah menikah. 

Proses penarikan sampel menggunakam multistage random sampling dan basis sampel nasional pada survei itu yakni 1.200 responden yang tersebar di seluruh provinsi secara proporsional. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper