Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Soal Legalitas Lahan, Anies: Jangan Permudah Pengusaha Saja

Capres koalisi perubahan, Anies Baswedan melihat banyak pihak dengan mudahnya mendapat lahan untuk kepentingan perkebunan kelapa sawit hingga hutan produksi.
Capres nomor urut satu Anies Baswedan menyampaikan pandangannya saat debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). Debat kali ini bertemakan pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Capres nomor urut satu Anies Baswedan menyampaikan pandangannya saat debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). Debat kali ini bertemakan pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, LAMPUNG — Calon presiden (capres) koalisi perubahan, Anies Baswedan menyinggung problem masih sulitnya rakyat memperoleh lahan secara legal. 

Padahal, Anies melihat banyak pihak dengan mudahnya mendapat lahan untuk kepentingan perkebunan kelapa sawit hingga hutan produksi.

"Bahwa negara bersifat penuh kasih sayang sama rakyatnya, jangan dipandang rakyatnya itu entitas yang berseberangan yang punya kepentingan berbeda, apalagi seakan-akan mereka pihak asing. Ini tanah rakyat kita sendiri tanahnya sendiri puluhan tahun," kata Anies di Lampung, (14/1/2024).

Anies menekankan untuk memberikan legalisasi lahan kepada masyarakat bukan hal sulit. Namun, hal itu harus dibarengi dengan kemauan dan langkah konkret dari pejabat berwenang.

Eks Gubernur DKI Jakarta ini menyampaikan dengan memberikan legalitas lahan kepada rakyat sejatinya mengundang manfaat. Mereka menggunakan lahan tersebut untuk membuka lahan pertanian dan menghasilkan kebutuhan pangan.

"Toh legalitas itu akan mereka pakai untuk apa? Untuk kegiatan bertani, untuk kegiatan nanti produksi dimakan oleh siapa? Oleh rakyat Indonesia," ujarnya.

Lebih lanjut, Anies pun menegaskan agar pemerintah jangan sampai mudah memberikan tanah ke pengusaha besar ratusan hektar ribuan hektar bahkan ada yang ratusan ribu hektare. 

“Tapi kepada rakyat yang gunakan tanah ini yang nyatanya untuk produksi mereka sendiri kita justru kita terlihat sangat pelit, sangat rumit,” ucap Anies.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Lukman Nur Hakim
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper