Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pemerintah akan Ubah Sebutan Isa Almasih Jadi Yesus Kristus

Pemerintah akan mengganti nama hari libur umat Kristen: Wafat Isa Almasih menjadi Wafat Yesus Kristus, Kenaikan Isa Almasih menjadi Kenaikan Yesus Kristus.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy seusai mengikuti pelantikan menteri di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Bisnis/Abdullah Azzam
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy seusai mengikuti pelantikan menteri di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyatakan bahwa pemerintah akan mengganti nama 3 hari libur umat Kristen: Wafat Isa Almasih menjadi Wafat Yesus Kristus, Kenaikan Isa Almasih menjadi Kenaikan Yesus Kristus, dan Hari Raya Natal menjadi Kelahiran Yesus Kristus.

"Untuk itu Kementerian Agama akan menyusun usulan Keppres (Keputusan Presiden) atas perubahan nomenklatur yang dimaksud," kata Muhadji, Selasa (12/9/2023).

Muhadjir menegaskan bahwa Kementerian Agama RI akan menyiapkan peraturan presiden untuk perubahan nomenklatur tersebut.

Senada dengan Muhadjir, Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki mengatakan perubahan itu atas usulan dari umat Kristen Protestan dan Kristen Katolik.

"Memang dari usulan dari mereka dan kita perjuangkan alhamdulillah bisa diterima," ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut, Muhadjir juga menjelaskan bahwa untuk langkah selanjutnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN RB) Abdullah Azwar Anas akan menyusun Rancangan Keputusan Presiden tentang Cuti Bersama Pegawai ASN 2024 dan menyiapkan peraturan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Untuk aturan terkait pelaksanaan libur dan cuti bersama pada sektor swasta akan diatur lebih lanjut oleh Menteri Ketenagakerjaan," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Erta Darwati
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper