Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Puluhan Turis di Italia Pingsan akibat Gelombang Panas Ekstrem

Gelombang panas di Italia membuat sekitar 80 turis yang mengantre di Colosseum pingsan.
Ilustrasi gelombang panas/iop.org
Ilustrasi gelombang panas/iop.org

Bisnis.com, SOLO - Gelombang panas ekstrem melanda negara-negara di Eropa, salah satunya Italia.

Di Italia, heat weaves membuat puluhan turis pingsan saat sedang melakukan wisata di Colosseum Roma.

Melansir Polish News, sekitar 80 orang dilapokan pingsan saat sedang mangantre untuk masuk ke Amfiteater Flavia di Colosseum Roma.

Tempat wisata tersebut dibuka sejak pukul 9 pagi, di mana cuaca sedang terik-teriknya.

"Berjalan di antara batu-batu panas peninggalan Romawi dan Bukit Palatine menimbulkan risiko kesehatan yang serius bagi pengunjung, pemandu wisata, dan mereka yang bekerja di sana setiap hari," kata seorang pemandu wisata benama Bernabei dikutip dari The Local.

Bernabei tak habis pikir Colosseum tetap dibuka tanpa pembatasan waktu dan jumlah pengunjung.

Dari kejadian banyaknya turis yang pingsan ini, ia pun menuliskan surat kepada manajemen situs untuk memiliki jam buka-tutup tertentu di musim panas.

Gelombang panas ini juga membuat pemerintah Italia mengeluarkan peringatan risiko kesehatan ekstrem di 16 kota, termasuk Roma dan Florence.

Ilmuwan iklim di Badan Antariksa Eropa (ESA) mengatakan, panas ekstrem bisa mencapai 48 derajat celsius di Sisilia dan Sardinia dan berpotensi menjadi suhu terpanas yang pernah tercatat di Eropa.

Suhu panas ini pun membuat Roma mendidih di siang hari karena tercatat memiliki suhu 44 derajat celsius.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Italia menyarankan masyarakat agar tetap terhidrasi, makan makanan lebih ringan, dan menghindari paparan sinar matahari langsung antara pukul 11.00-18.00 waktu setempat.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper