Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Cak Imin akan Temui Prabowo Jika PKB Berkoalisi dengan PDIP

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin melakukan pertemuan tertutup selama 1,5 jam dengan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengunjungi mantan Wakil Presiden Indonesia Kesembilan Hamzah Haz di Jakarta Timur, Kamis (11/5/2023). JIBI/Bisnis-Lukman Nur Hakim
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengunjungi mantan Wakil Presiden Indonesia Kesembilan Hamzah Haz di Jakarta Timur, Kamis (11/5/2023). JIBI/Bisnis-Lukman Nur Hakim

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin melakukan pertemuan tertutup selama 1,5 jam dengan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani di rumah dinasnya, Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan pada Kamis (27/7/2023) siang.

Usai pertemuan, Cak Imin pun membuka kemungkinan PKB berkoalisi dengan PDIP pada Pemilu 2024.

"Kebersamaan dengan PDIP itu akan terus terbuka, cair dan seperti keluarga sendiri. Sehingga kalau toh nanti ada titik temu baru antara PDIP dan PKB, tentu saya akan bicarakan ke Pak Prabowo [Ketua Umum Partai Gerindra]. Kapan dan bagaimana misalnya," jelas Cak Imin usai pertemuan.

Bagaimanapun, lanjutnya, pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) baru akan dibuka pada Oktober 2023. Oleh sebab itu, tiga bulan ke depan masih sangat mungkin terjadi dinamika antar koalisi.

"Sampai hari ini, kita terus berproses, berdinamika, dan berdialektika sampai ada nanti kalau ada kesimpulan yang serius [antara PKB dengan PDIP] baru saya ajak bicara Pak Prabowo," ungkapnya.

Meski demikian, hingga kini Cak Imin menegaskan Prabowo masih jadi tempat utamanya untuk berkonsultasilah apabila PKB ingin mengambil sikap politiknya.

Sementara itu, Puan menegaskan Cak Imin masuk ke dalam lima besar kandidat calon wakil presiden untuk Ganjar Pranowo. Ganjar sendiri merupakan calon presiden dari PDIP.

Oleh sebab itu, dia menegaskan keinginan PDIP untuk bekerja sama dengan PKB. Apalagi, lanjutnya, hampir sepuluh tahun belakangan keduanya sudah bekerja sama mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Namanya politik itu dinamis, tentu saja masih ada kemungkinan-kemungkinan untuk bisa menjalin komunikasi yang kebih intensif. Siapa tahu masih bisa PKB itu bersama PDIP, karena hubungan PDIP dan PKB itu sudah panjang," jelas Puan pada kesempatan yang sama.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper