Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tak Sepemahaman dengan Ganjar dan Koster soal U-20, Jokowi: Jangan Capmuradukkan Politik dan Bola!

Pejabat pemerintahan seharusnya tidak mencampuradukkan urusan politik dengan urusan olahraga, dalam hal ini permainan sepak bola.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara dalam Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Se-Indonesia Tahun 2023, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/1/2023)./Antara
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara dalam Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Se-Indonesia Tahun 2023, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/1/2023)./Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespon soal perbedaan pendapatnya dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali I Wayan Koster soal penolakan Timnas Israel di Piala Dunia U-20 yang sebelumnya digadang-gadang akan digelar di Indonesia.

Menurutnya, pejabat pemerintahan seharusnya tidak mencampuradukkan urusan politik dengan urusan olahraga, dalam hal ini permainan sepak bola.

"Ini negara demokrasi, yang penting jangan dicampuradukkan, ada wilayah politik ada wilayah bola," kata Jokowi saat ditemui usai meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus Lido, di Bogor, Jawa Barat pada Jumat (31/3/2023).

Presiden Joko Widodo juga mengaku belum menjadwalkan agenda untuk memberikan semangat secara langsung kepada para pemain Timnas tersebut.

"Belum," kata Jokowi saat ditanya mengenai rencana menemui pemain Timnas U-20, di kawasan Lido, Bogor, Jawa Barat pada Jumat (31/3/2023).

Hingga saat ini, Jokowi menyebutkan pihaknya masih menunggu penjelasan dari Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang sedang berkunjung ke Swiss untuk hal ini.

"Saya masih nunggu pak Erick Thohir, gak tahu tadi malam susah datang atau belum," tambah Jokowi.

Selain itu, menurutnya, pemerintah juga belum membicarakan terkait antisipasi sanksi yang akan diberikan kepada Indonesia dalam hal ini.

Diberitakan Bisnis sebelumnya, FIFA akhirnya membatalkan status Indonesia sebagai tuan rumah dalam gelaran Piala Dunia U-20. Pembatalan itu terjadi di tengah isu mengenai penolakan terhadap Tim Nasional alias Timnas Israel. 

Melansir dari laman resmi FIFA, keputusan ini diambil setelah pertemuan antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir. 

“FIFA telah memutuskan, karena keadaan saat ini, untuk membatalkan status tuan rumah Indonesia sebagai tuan rumah FIFA U-20 World Cup 2023,” dilansir dari laman resmi FIFA, Rabu (29/3/2023) malam. 

FIFA menjelaskan bahwa untuk tuan rumah pengganti akan diumumkan sesegera mungkin, dengan tanggal turnamen saat ini tetap tidak berubah.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper