Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Status Siaga, Merapi Alami 24 Kali Gempa Guguran Hari Ini

Pada hari ini, Merapi mengalami 24 kali gempa guguran dan masih berstatus siaga atau berada di level III.
Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas guguran (APG), Sabtu (11/3/2023) pukul 12.12 WIB ke arah Kali Bebeng/Krasak. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Daerah Istimewa Yogyakarta mengatakan erupsi masih berlangsung hingga pukul 12.31 WIB./Istimewa
Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas guguran (APG), Sabtu (11/3/2023) pukul 12.12 WIB ke arah Kali Bebeng/Krasak. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Daerah Istimewa Yogyakarta mengatakan erupsi masih berlangsung hingga pukul 12.31 WIB./Istimewa

Bisnis.com, JAKARATA - Gunung Merapi saat ini masih berada di level III atau berstatus siaga pada sore ini, Sabtu (18/3/2023). Pada hari ini, Merapi mengalami 24 kali gempa guguran.

Berdasarkan laman resmi dari Magma Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), terdapat asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 20-40 meter dari puncak.

Untuk cuaca  pada pukul 12.00 - 18.00 WIB berawan hingga hujan, dengan angin lemah hingga sedang ke arah barat.

Suhu udara sekitar 17-24 derajat Celsius. Kelembapan berkisar 61-99,4 persen. Tekanan udara 835.8-918 mmHg, dengan intensitas curah hujan 123 mm per hari.

Kemudian, untuk gempa, hari ini terjadi 24 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-23 mm dan lama gempa 28.3-108.3 detik. Lalu, satu kali gempa hembusan, gempa hybrid, dan gempa tektonik yang terjadi sejak siang sampe sore hari ini.

Selain itu, ada potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor Tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Karena masih dalam status siaga, masyarakat diimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

Tidak hanya itu, masyarakat diminta agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Lukman Nur Hakim
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper