Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rusia Marah, Ancam Usir Duta Besar AS di Moskow

Rusia berang dan mengancam mengusir Duta Besar Amerika Serikat (AS) Lynne Tracy dan para diplomatnya dari Moskow.
Bendera Federasi Rusia di Kedutaan Besar Rusia di Washington, Amerika Serikat./Reuters
Bendera Federasi Rusia di Kedutaan Besar Rusia di Washington, Amerika Serikat./Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Rusia berang dan mengancam mengusir Duta Besar Amerika Serikat (AS) Lynne Tracy dan para diplomatnya dari Moskow.

Hal ini terkait anggapan bahwa pihak kedutaan AS menyebarkan berita palsu terkait operasi militer Rusia di Ukraina. Oleh karena itu, Rusia menuntut kedutaan AS berhenti menyebarkan berita palsu.

Melansir Channel News Asia, Rabu (8/2/2023), kabar diplomat AS di Moskow terancam diusir dilaporkan TASS pada Selasa (7/2/2023).

Peringatan itu termasuk pesan keras kepada Lynne Tracy, Duta besar AS yang baru untuk Moskow, kata TASS, mengutip sumber senior Kementerian Luar Negeri Rusia yang mengatakan Tracy telah diberitahu bahwa dia harus benar-benar mematuhi hukum Rusia ketika membuat pernyataan tentang Angkatan Bersenjata Rusia di Ukraina.

Diplomat AS yang terlibat "kegiatan subversif" akan diusir, kata TASS mengutip sumber itu. Tidak ada komentar langsung dari kedutaan AS di Moskow.

Rusia telah menjadikan pihak yang "mendiskreditkan" angkatan bersenjatanya sebagai kejahatan yang dapat dihukum hingga lima tahun penjara, sementara tuduhan menyebarkan "informasi palsu" tentang militer diancam hukuman maksimal 15 tahun.

Tracy tiba di Moskow bulan lalu. Pada 24 Februari akan menandai peringatan pertama keputusan Presiden Vladimir Putin untuk mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina yang disebutnya sebagai "operasi militer khusus".

Ukraina dan sekutu Baratnya menuduh Putin meluncurkan perang agresi gaya kolonial tanpa alasan dan menolak pernyataannya bahwa operasi itu dirancang untuk melindungi keamanan Rusia sendiri dari perluasan NATO.

Mengutip TASS, dalam catatan resmi yang disampaikan pada Selasa (7/2/2023), kedutaan AS dituduh mencampuri urusan dalam negeri Rusia, dan menuding diplomat AS membuat pernyataan "tidak pantas" tentang kepemimpinan Rusia.

Tracy dicemooh oleh kerumunan orang yang meneriakkan slogan-slogan anti-AS akhir bulan lalu saat dia memasuki Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskow untuk menunjukkan surat kepercayaan diplomatiknya.

Wakil Menteri Luar Negeri Sergei Ryabkov pada saat itu mengatakan kepada Tracy bahwa dia mengharapkannya untuk mengikuti prinsip tidak mencampuri urusan dalam negeri Rusia.

Kedutaan Besar AS mengatakan pada saat itu: "Duta Besar Tracy fokus untuk menjaga dialog antara Ibu Kota kita pada saat ketegangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, melindungi kepentingan warga AS yang ditahan di Rusia, dan mendukung hubungan antara rakyat Amerika dan Rusia."

Hubungan bilateral kedua negara mendekati posisi terendah sepanjang masa.

Amerika Serikat adalah pendukung Barat terbesar Ukraina dan telah memasoknya dengan persenjataan modern - termasuk tank tempur utama - dan memberlakukan sejumlah sanksi ekonomi baru terhadap Rusia, semuanya sejalan dengan sekutu Barat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Nancy Junita
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper