Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kemenag Imbau Umat Gelar Salat Gaib, Doakan Korban Jiwa Gempa Turki

Kemenag mengimbau umat Islam di Indonesia untuk melaksanakan salat gaib mendoakan korban meninggal gempa Turki dan Suriah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Februari 2023  |  15:41 WIB
Kemenag Imbau Umat Gelar Salat Gaib, Doakan Korban Jiwa Gempa Turki
Kemenag Imbau Umat Gelar Salat Gaib, Doakan Korban Jiwa Gempa Turki. Orang-orang mencari korban selamat di bawah reruntuhan setelah gempa bumi di Diyarbakir, Turki 6 Februari 2023. REUTERS - Sertac Kayar

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau umat Islam di Indonesia untuk menggelar salat gaib dan mendoakan korban meninggal dunia gempa Turki dan Suriah.

"Diberitahukan kepada umat Islam di seluruh Indonesia, sebagai bentuk kepedulian terhadap korban meninggal dunia pada gempa bumi di Turki dan Suriah, maka diimbau agar melaksanakan salat gaib untuk mendoakan korban meninggal dunia," ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Kemenag Adib di Jakarta, Rabu.

Adib mengatakan salat gaib berjamaah dapat dilakukan selepas pelaksanaan salat Jumat. Di Jakarta, Masjid Istiqlal juga akan melaksanakan salat gaib untuk korban meninggal gempa Turki dan Suriah.

Hal yang sama juga disampaikan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti. Dia mengajak umat Muslim di Indonesia untuk memanjatkan doa dan melaksanakan salat gaib agar masyarakat korban gempa diberikan kekuatan dan kesabaran.

"Sebagai bentuk dukungan spiritual, PP Muhammadiyah mengimbau umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah untuk memanjakan doa dan salat gaib untuk mereka yang wafat," kata dia.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia akan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Turki untuk membantu korban gempa besar di negara pimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan tersebut.

"Sedang disiapkan bantuannya oleh Menteri Luar Negeri, Kemenhan, dan juga oleh Kemensos. Baru disiapkan dan segera akan dikirim secepatnya," ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Di sisi lain, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ankara melaporkan bahwa kondisi lapangan terutama di wilayah paling terdampak gempa, di Hatay, yang berbatasan langsung dengan Suriah, banyak yang belum tersentuh lantaran area gempa yang luas yang meliputi 10 provinsi.

"Kondisi lapangan terutama di wilayah paling terdampak, di Hatay, banyak yang belum tersentuh. Ini karena luasnya area gempa yang meliputi 10 provinsi dan magnitudo kerusakan gempa," kata KBRI Ankara

KBRI Ankara mengatakan proses evakuasi di Provinsi Kahramanmaras dan Gaziantep relatif telah tertangani. Namun, masih banyak bangunan runtuh di Kahramanmaras dan Gaziantep yang belum tersentuh dan jalan-jalan di provinsi tersebut banyak yang terhalang bangunan dan tidak dapat dilalui.

Sebenarnya banyak perusahaan penyewaan crane di kedua wilayah tersebut, namun banyak pula operator yang turut menjadi korban, kata KBRI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gempa Turki kemenag salat gaib gempa

Sumber : Antara

Editor : Aprianus Doni Tolok

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top