Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Putin Kirim Pesan Tahun Baru 2023: Barat Ingin Hancurkan Rusia Lewat Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin melalui pesan video Tahun Baru 2023. Putin mengatakan negara Barat ingin hancurkan Rusia lewat Ukraina.
Presiden Rusia Vlamidir Putin/Dok. Kremlin
Presiden Rusia Vlamidir Putin/Dok. Kremlin

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin mengirimkan pesan Tahun Baru 2023 pada Sabtu (31/12/2022) bahwa Barat menggunakan Ukraina sebagai alat untuk menghancurkan Rusia. Dia menegaskan negaranya tak akan pernah menyerah dalam perang Rusia vs Ukraina.

Melalui pesan video Tahun Baru 2023 yang disiarkan di media pemerintah Rusia, Putin mengatakan bahwa Rusia berjuang di Ukraina untuk melindungi tanah airnya dan menjaga kemerdekaan bagi rakyatnya.

Pesan Tahun Baru Putin tersebut merupakn pidato terlama dalam pemerintahannya. Dia menuduh Barat berbohong kepada Rusia dan memprovokasi Moskow untuk meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina.

"Selama bertahun-tahun, elit Barat dengan munafik meyakinkan kami tentang niat damai mereka," katanya, seperti dilansir dari CNA, Minggu (1/1/2023).

Adapun pidato Putin tersebut difilmkan di depan personel militer Rusia di markas distrik militer selatan Rusia.

Putin mengatakan negara Barat mendorong neo-Nazi yang melakukan terorisme terbuka terhadap warga sipil di Donbas. 

Sebelumnya pada Sabtu (30/12/2022), Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu telah bersumpah kemenangan Rusia di Ukraina dan memuji kepahlawanan tentara Rusia yang bertempur di garis depan dan pasukan yang tewas selama perang 10 bulan.

"Barat berbohong tentang perdamaian, itu sedang mempersiapkan agresi, dan sekarang mereka secara sinis menggunakan Ukraina dan rakyatnya untuk melemahkan dan memecah belah Rusia," kata Shoigu.

Kantor pemerintah Rusia mengutip ucapan Putin yang tidak pernah mengizinkan pihak manapun memecah belah Rusia.

"Kami tidak pernah mengizinkan ini, dan tidak akan pernah mengizinkan siapapun melakukan ini kepada kami," kata kantor berita pemerintah Rusia mengutip ucapan Putin.

Diketahui, Kyiv dan Barat menolak klaim Moskow atas dimulainya konflik. Ukraina dan sekutu Barat mengatakan Putin meluncurkan perang agresi tak berdasar dalam upaya untuk merebut wilayah dan menggulingkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper