Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sirene Menggema Saat China Gelar Upacara Kematian Jiang Zemin

Sirene menggema di seluruh China dalam upacara publik, memperingati kematian mantan presiden China, Jiang Zemin, pada Selasa (6/12/2022).
Erta Darwati
Erta Darwati - Bisnis.com 06 Desember 2022  |  12:38 WIB
Sirene Menggema Saat China Gelar Upacara Kematian Jiang Zemin
Mantan Presiden China Jiang Zemin meninggal di Shanghai pada Rabu (30/11/2022). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sirene menggema di seluruh China dalam upacara publik, memperingati kematian mantan presiden China, Jiang Zemin, pada Selasa (6/12/2022).

Jiang Zemin meninggal dunia di Shanghai pada Rabu (30/12/2022) pada usianya ke 96 tahun, karena penyakit leukemia dan beberapa kegagalan perawatan organ dalam.

Jenazahnya dikremasi pada Senin (5/12/2022) di Beijing dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh Presiden China, Xi Jinping dan para pemimpin tinggi lainnya, seperti dilansir dari Xinhua, Selasa (6/12/2022).

Penyiar CCTV mengatakan bahwa upacara peringatan publik diadakan pada pukul 10.00 waktu setempat, pada Selasa (6/12/2022) di Aula Besar Rakyat Beijing dan disiarkan langsung.

"Semua daerah dan departemen harus mengorganisir mayoritas anggota partai, kader, dan massa untuk mendengarkan dan menonton," kata pihak CCTV, dilansir dari CNA.

Bendera China akan dikibarkan setengah tiang di seluruh negeri, termasuk di gedung-gedung pemerintah China yang berada di luar negeri.

Keheningan nasional selama 3 menit akan berlaku pada saat sirene peringatan kematian berbunyi.

Diketahui, Jiang Zemin mengawasi era transformasional dari akhir tahun 1980-an hingga milenium baru di China.

Dia mengambil alih kekuasaan di China setelah penumpasan di Lapangan Tiananmen tahun 1989.

Kemudian ia memimpin China dengan kemunculannya sebagai tokoh pembangkit tenaga listrik di panggung global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china shanghai
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top