Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sejarah 22 November, Penembakan Presiden AS John F Kennedy

Amerika Serikat mencatat sejarah kelam saat meninggalnya Presiden John F Kennedy karena ditembak di tempat.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 22 November 2022  |  06:15 WIB
Sejarah 22 November, Penembakan Presiden AS John F Kennedy
John F. Kennedy.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - 22 November mencatatkan sejarah kelam di AS, dimana Presiden ke-35 AS John F Kennedy ditembak hingga meninggal dunia.

Peristiwa berdarah itu terjadi saat dia mengendarai iring-iringan mobil di Dallas, Texas, pada 22 November 1963.

Tersangka pembunuhan adalah Lee Harvey Oswald, mantan Marinir AS yang telah memeluk Marxisme dan membelot ke Uni Soviet.

Oswald tidak pernah diadili atas pembunuhan, karena, saat dipindahkan setelah ditahan, dia ditembak dan dibunuh oleh Jack Ruby, pemilik sebuah klub malam di Dallas.

Sehari sebelum meninggal dunia, atau 21 November 1963, Presiden Kennedy ditemani oleh istrinya, Jacqueline Kennedy, dan Wakil Presiden Johnso melakukan perjalanan penggalangan dana selama dua hari di lima kota ke Texas.

Perjalanan itu juga ditujukan untuk membantu menyatukan Partai Demokrat yang berseteru di negara bagian yang sangat penting bagi peluang Kennedy untuk terpilih kembali pada tahun 1964.

Presiden disambut dengan hangat di dua perhentian pertamanya, San Antonio dan Houston, serta di Fort Worth, tempat pesta presiden menghabiskan malam tanggal 21 November.

Keesokan paginya, setelah berpidato di tempat parkir di depan hotel tempat dia menginap dan kemudian berbicara lagi di sarapan Kamar Dagang Fort Worth, Kennedy dan rombongannya melakukan penerbangan singkat ke bandara Love Field Dallas.

Di bandara, presiden dan ibu negara berjabat tangan dengan anggota kerumunan yang ramah sebelum menaiki kursi belakang mobil terbuka yang dapat disesuaikan untuk dikendarai dengan Gubernur Demokrat Texas John Connally dan istrinya (yang duduk di kursi melompat di depan keluarga Kennedy) ke perhentian presiden berikutnya, Trade Mart, tempat Kennedy dijadwalkan untuk menyampaikan pidato lainnya.

Diperkirakan 200.000 orang berbaris di rute sekitar 10 mil (16 km) ke Trade Mart.

Saat iring-iringan mobil berbelok ke barat daya di Elm Street dan mulai melakukan perjalanan melalui Dealey Plaza di tepi pusat kota Dallas, mobil konvertibel presiden melewati gedung Penyimpanan Buku Sekolah Texas bertingkat.

Beberapa saat kemudian, sekitar pukul 12.30, terdengar suara tembakan. Sebuah peluru menembus pangkal leher presiden, keluar melalui tenggorokannya, dan melewati bahu dan pergelangan tangan Gubernur Connally, akhirnya mengenai pahanya.

Peluru lain mengenai bagian belakang kepala Kennedy. Iring-iringan mobil itu bergegas ke Rumah Sakit Memorial Parkland terdekat. Namun, upaya dokter sia-sia. Kennedy secara resmi dinyatakan meninggal pada pukul 1 siang. Sedangkan Connally selamat dari luka-lukanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

presiden as penembakan aksi penembakan di as kasus penembakan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top