Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Demi Keamanan Biden Cs, Pasukan TNI Ini Rela Berendam di Rawa Berhari-hari

Panglima TNI memerintahkan prajuritnya bersiaga di rawa-rawa di dekat venue selama beberapa hari untuk memastikan keamanan lokasi KTT G20.
Keren! Amankan Lokasi KTT G20, Pasukan TNI Berendam Berhari-hari di Rawa-rawa. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (kiri) ditemani sejumlah pejabat tinggi TNI melihat kesiapan peralatan pengamanan puncak perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yakni drone dan anti drone di Lapangan Udara TNI AU I Gusti Ngurah, Denpasar, Bali, Senin (7/11/2022). ANTARA/Rolandus Nampu
Keren! Amankan Lokasi KTT G20, Pasukan TNI Berendam Berhari-hari di Rawa-rawa. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (kiri) ditemani sejumlah pejabat tinggi TNI melihat kesiapan peralatan pengamanan puncak perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yakni drone dan anti drone di Lapangan Udara TNI AU I Gusti Ngurah, Denpasar, Bali, Senin (7/11/2022). ANTARA/Rolandus Nampu

Bisnis.com, JAKARTA - Untuk pengamanan salah satu lokasi acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menyiagakan pasukannya sejak jauh hari sebelum 15 November 2022.

Dilansir dari Youtube Bukan Creator, Panglima TNI Andika Perkasa menjelaskan bahwa sebanyak 10 pasukan TNI bersiaga di dalam rawa-rawa untuk mengamankan lokasi acara. Dia mengatakan pasukan tersebut akan tetap disiagakan hingga setelah acara KTT G20 selesai pada 16 November.

Dalam video yang diunggah tersebut, para pasukan diketahui berendam di dalam air yang mencapai sebatas pinggang orang dewasa pada saat air pasang. Mereka berada di lokasi itu sejak sepekan lalu.

"Yang lebih penting justru sekarang ini kita pastikan tidak ada yang diam-diam datang nanti pasang apa, kan kita tidak tahu," ujarnya seperti dikutip dari Youtube Bukan Creator pada Minggu (13/11/2022).

Andika menjelaskan para personel yang berjaga di air tersebut tidak dibekali dengan senjata. Pasalnya, tugas utama personel tersebut hanya untuk melakukan pemantauan.

Kendati demikian, Andika mengatakan personel tersebut dibekali alat komunikasi yang dapat terhubung dengan personel TNI lainnya yang berjaga pada area yang sama.

"Ini pasukan dari Kodam Batalion Rider," kata Andika.

Menurut Andika, setidaknya ada 187 orang yang berada di ring 2-3 tersebut. Jumlah itu, sambungnya, tidak termasuk ribuan personel yang berada di sudut jalan di Bali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper