Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Dekat Singapura, Batam Jadi Episentrum Kasus Covid Subvarian XBB

Pertambahan 48 kasus Covid XBB pada Kamis (10/11/2022), 48 persen di antaranya berada di Batam, Kepulauan Riau.
Szalma Fatimarahma
Szalma Fatimarahma - Bisnis.com 11 November 2022  |  15:57 WIB
Dekat Singapura, Batam Jadi Episentrum Kasus Covid Subvarian XBB
Dekat Singapura, Batam Jadi Episentrum Kasus Covid Subvarian XBB. Bandara Internasional Hang Nadim Batam. - Bisnis/Bobi Bani
Bagikan
Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu menyampaikan bahwa kasus konfirmasi positif Covid-19 akibat subvarian Omicron XBB, paling banyak ditemukan di Batam, Kepulauan Riau. 
 
Menurutnya, hal itu terjadi karena wilayah tersebut merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan Singapura.
Seperti diketahui bahwa Singapura memang telah terlebih dahulu melaporkan temuan kasus subvarian XBB.
“Berdasarkan hasil penelusuran, dari jumlah 48 kasus, untuk lokasi di Batam ada 48 persen. Jadi lebih banyak di sana karena tempat keluar dan masuk ataupun transit,” terang Maxi kepada wartawan di kawasan Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jumat (11/11/2022). 
 
Adapun, Maxi menjelaskan, catatan kasus harian Covid-19 kini memang telah didominasi oleh subvarian XBB sejak pertama kali dideteksi keberadaannya di Indonesia pada akhir Oktober 2022. 
 
Per Kamis (10/11/2022), Kemenkes bahkan telah menerima laporan peningkatan kasus yang terjadi di 30 provinsi di Indonesia. Dari total 34 provinsi, hanya 4 provinsi yang mengalami penurunan jumlah kasus positif.
 
Berdasarkan data Kemenkes, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mengalami peningkatan hingga 47,24 persen.
 
Sebelumnya, Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril mengatakan, subvarian XBB ini juga telah menggeser kedudukan subvarian BA4 dan BA5 yang sebelumnya menjadi penyebab utama dari munculnya lonjakan Covid-19 di Indonesia. 
 
Menurut Syahril, subvarian XBB juga disebutkan memiliki transmibilitas atau kemampuan untuk menyebarkan virus yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan subvarian BA5.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 omicron kemenkes batam
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top