Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Rusia Gembleng Relawan Perang di Siberia, Siap Pukul Balik Ukraina?

Rusia terus mempersiapkan relawan perang untuk diterjunkan ke medan pertempuran di Ukraina.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 09 Oktober 2022  |  10:26 WIB
Rusia Gembleng Relawan Perang di Siberia, Siap Pukul Balik Ukraina?
Tentara Rusia. - Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Rusia terus mempersiapkan relawan dan warga sipil untuk melanjutkan misi peperangan di Ukraina. 

Seperti diketahui, pasukan Kremlin saat ini menderita kerugian dalam hal personel maupun peralatan militer. Tentara Rusia juga dipukul mundur dari sejumlah wilayah di Ukraina.

Mobilisasi parsial adalah salah saatu cara yang ditempuh untuk mempertahankan kehadiran Rusia di wilayah yang telah mereka duduki.

Situs resmi Kementerian Pertahanan Rusia mengabarkan bahwa relawan dan warga yang dipanggil sebagai bagian dari mobilisasi parsial melanjutkan pelatihan mereka di pusat-pusat pembentukan dan koordinasi unit-unit di Siberia.

“Kelas praktis diadakan di semua disiplin pelatihan tempur. Prajurit mengasah keterampilan gerakan mereka di medan perang, menembak dari berbagai jenis senjata, dan diuji dengan kendaraan lapis baja,” tulis keterangan resmi yang dikutip, Minggu (9/10/2022).

Pihak Kemhan Rusia menambahkan bahwa para relawan tersebut dalam beberapa hari mendatang akan mulai berlatih mengemudikan tank dan menembak dari senjata mereka.

Kondisi Garis Depan

Sementara itu, Rusia telah menunjuk pimpinan baru operasi khusus di Ukraina. Jenderal Angkatan Darat Sergei Surovikin diangkat menjadi komandan Pengelompokan Pasukan (Pasukan) Gabungan di bidang operasi militer khusus.

Kemhan Rusia juga melaporkan bahwa pihaknya telah berhasil menahan serangan Ukraina yang mencoba menyerang ke arah pemukiman Pershotravneve dan Yagodnoe di wilayah Kharkov.

“Lebih dari 100 prajurit Ukraina, dua tank, lima kendaraan tempur infanteri dan empat kendaraan hancur.”

Selain itu, sebagai akibat dari serangan besar-besaran terhadap cadangan musuh yang maju di wilayah pemukiman Petropavlovka, wilayah Kharkiv, lebih dari 110 prajurit Ukraina dari brigade mekanis ke-14 Angkatan Bersenjata Ukraina dan batalyon ke-19 pertahanannya hancur.

Di arah Krasnolimansky, selama upaya lain yang gagal untuk menyeberangi Sungai Zherebets oleh dua kompi Angkatan Bersenjata Ukraina yang diperkuat, pasukan Rusia menghancurkan lebih dari 30 prajurit Ukraina, tiga kendaraan tempur infanteri, dan lima truk pickup.

Sebagai hasil dari serangan Angkatan Udara Rusia di titik penempatan sementara tank ke-17 dan brigade mekanis ke-92 Angkatan Bersenjata Ukraina di wilayah pemukiman Seversk, Novoye dan Yampolovka di Republik Rakyat Donetsk, lebih dari 100 prajurit Ukraina dan 12 peralatan militer dihancurkan.

Sementara itu, upaya serangan balik unit Brigade Mekanik ke-115 Angkatan Bersenjata Ukraina dan Brigade 1 Presiden Ukraina digagalkan ke arah Donetsk Selatan.

Di arah Zaporizhzhia, senjata presisi tinggi dari Pasukan Dirgantara Rusia menyerang titik penempatan sementara tentara bayaran asing di kota Zaporozhye. “Lebih dari 160 militan dihancurkan.”

Adapun di arah Nikolaev-Kryvyi Rih, musuh berusaha melakukan operasi ofensif dengan pasukan tiga kelompok taktis batalion, satu batalyon tank dan satu batalion Garda Nasional, yang tiba dari Ukraina Barat, ke arah pemukiman Sukhanovo , Pyatikhatki, Sadok, Ishchenka, Bruskinskoe, Karlo-Marksovskoye dan daerah Malaya Seydeminukha Khersonskaya.

Semua serangan oleh pasukan Ukraina dipatahkan. Lebih dari 240 prajurit Ukraina, 12 tank, 14 kendaraan tempur lapis baja, 8 kendaraan dan empat artileri dihancurkan sebagai akibat dari kerusakan akibat tembakan pada musuh oleh unit-unit Rusia.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Ukraina Perang Rusia Ukraina
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top