Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ribut-ribut Yusuf Mansur Jadi Komisaris, PayTren dan Grab Ternyata Pernah Kerjasama Lho!

Perusahaan PayTren milik Yusuf Mansur ternyata pernah bekerjasama dengan Grab.
Hesti Puji Lestari
Hesti Puji Lestari - Bisnis.com 09 Oktober 2022  |  09:39 WIB
Ribut-ribut Yusuf Mansur Jadi Komisaris, PayTren dan Grab Ternyata Pernah Kerjasama Lho!
Yusuf Mansur
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Belakangan ini tengah viral video ceramah Yusuf Mansur yang mengaku sebagai komisaris Grab.

Dalam video pendek yang beredar, Yusuf Mansur dengan percaya diri mengatakan jika dirinya diam saja sudah mendapat gaji dari perusahaan Grab.

"Nah, yang hari ini, yang sudah South East Asia itu Grab. Selamat buat Grab. Saya komisaris di sana. Loh, iya. Gue diem aja digaji," tutur Yusuf Mansur dalam video berdurasi 59 detik itu.

Setelah videonya viral, Grab kemudian membantah jika Yusuf Mansur adalah komisaris mereka, bahkan Yusuf Mansur tidak pernah tercatat sebagai komisaris Grab.

Penceramah kondang tersebut kembali membalas sanggahan pihak Grab dengan pernyataan tak kalah mengejutkan.

Dalam unggahan di Instagramnya, Yusuf Mansur menjelaskan bahwa dia memang pernah dekat dengan Grab dan jadi advisor di perusahaan asal Singapura tersebut.

"Dulu malah ada konrtaknya. Pas jadi kontrak, jadinya Advisor. Dan masa itu, 2018, masa dekat2nya saya dengan Grab, yang di bawah kepemimpinan Mr. Jason, Mr. Joel, Pak Ongki dan Pak Rizqi. Bila saya ngaku2, ya masalah lah saya," kata Yusuf Mansur.

Jika dirunut pada tahun 2017 hingga 2018, PayTren milik Yusuf Mansur memang sedang dalam puncak jayanya.

Bahkan dilansir dari Tempo 13 Desember 2017, Grab pernah menggandeng PayTren sebagai salah satu mitra bisnisnya.

Saat itu, Managing Director GrabPay Indonesia Ongki Kurniawan mengatakan kerja sama ini merupakan salah satu langkah pendukung dari Grab untuk merealisasikan program Grab 4 Indonesia 2020, yang dicanangkan sejak awal tahun ini.

Melalui program itu, kata dia, Grab berkomitmen membantu lima juta usaha mikro untuk dapat merambah ekonomi digital pada 2020 mendatang.

"Karena adanya kerja sama dengan PayTren ini, kami telah mencapai angka tiga juta usaha mikro untuk bisa dibantu," ucapnya setelah menandatangani perjanjian kerja sama dengan PayTren di gedung Kudoplex, Jakarta, Rabu, 13 Desember 2017.

Saat itu, Managing Director Grab Indonesia Rizki Kramadhibrata juga berharap setelah adanya kerja sama dengan PayTren, jaringan operasi Grab di Indonesia bisa lebih diperluas, sebagaimana yang telah terjadi berkat hasil akuisisi Grab dengan Kudo.

Segera setelah penandatangan perjanjian kerja sama antara Grab dan PayTren, para mitra PayTren akan diberikan pelatihan untuk mendaftarkan mitra pengemudi Grab yang baru. 

Grab sendiri pernah merilis berita kerjasamanya dengan PayTren di link berikut https://www.grab.com/id/press/business/grab-dan-paytren-jalin-kerja-sama-strategis/.

Akan tetapi link tersebut saat ini tidak bisa dibuka.

Andaikata Yusuf Mansur mengatakan jika perusahaannya hanya sekadar pernah menjadi mitra Grab dan tidak mengaku jadi komisaris, maka pernyataannya tidak akan jadi perdebatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

yusuf mansur paytren Grab
Editor : Hesti Puji Lestari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top