Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Jadi Bagian Global Network, FEB UI Incar Tiga Akreditasi Bergengsi

Proses akreditasi adalah bagian dalam membangun reputasi. Secara keseluruhan transformasi FEB UI mengarahkan lembaga akademik menjadi Entrepreneur University.
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 08 Oktober 2022  |  13:10 WIB
Jadi Bagian Global Network, FEB UI Incar Tiga Akreditasi Bergengsi
Kampus Universitas Indonesia (UI). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) terus berbenah untuk menjaga dan meningkatkan kualitas organisasi maupun pendidikan serta menjadi bagian global network, melalui sejumlah transformasi yang kini sedang ditempuh oleh institusi pendidikan ekonomi terbaik di Indonesia tersebut.

Dekan FEB UI Teguh Dartanto mengatakan untuk bertransformasi menjadi lebih baik pihaknya sedang menempuh 3 akreditasi yaitu dari the Association to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB), the Association of MBAs (AMBA), dan the Alliance on Business Education and Scholarship for Tomorrow a 21st Century Organisation (ABEST21).

Menurutnya, proses akreditasi adalah bagian dalam membangun reputasi. Adapun  reputasi perlu direkognisi oleh pihak luar yang memiliki kredibilitas. Oleh karena itu badan akreditasi tersebut akan memberikan rekognisi bahwa proses  bisnis FEB UI sudah terstandarisasi.

“Akreditasi ini membantu transformasi secara struktural di dalam pengelolaan bisnis pendidikan yang kami jalani. Bisnis proses artinya pengelolaan pendidikan kita terstandardisasi dan dengan standar itu kita bisa memiliki prestise. Dengan standarisasi seperti ini, bagian dari melakukan transformasi struktur atau pengelolaan pendidikan. Tanpa adanya tekanan dari luar transformasi itu biasanya sulit dijalankan,”ujar Teguh, dikutip pada Sabtu (8/10/2022).

Melalui transformasi yang ditempuh, diharapkan FEB UI menjadi bagian dari global network. Dengan demikian lulusan FEB UI dan alumni sekolah ekonomi bisnis dari berbagai penjuru dunia  dapat saling terhubung dan dikenal layak menjadi global talents.

Menurut Teguh, FEB UI dalam melakukan transformasi akan membutuhkan waktu yang cukup panjang dibandingkan dengan universitas lain. Pasalnya, ada 12 program studi dalam FEB UI. Kemudian, transformasi yang tak kalah menantang dalam peningkatan kualitas yang sedang dilaksanakan FEB UI adalah transformasi internal organisasi.

Salah satunya mentransformasikan sumber daya manusia (SDM). Transformasi ini memiliki tantangan tersendiri karena mendorong shifting dari paradigma perguruan tinggi yang selama ini dianut. Dari sebelumnya teaching university menjadi research university, dan akan menjadi entrepreneur university.

“Itu membutuhkan shifting dari paradigma atau pemikiran dari pada dosen. Dosen sekarang harus S3, setelah S3 dia harus punya publikasi, paradigma ini yang kami dorong ke dosen-dosen, sehingga perubahan ini mendorong transformasi internal. Beban shifting paradigm-nya itu perlu kita butuh waktu lah untuk transformasi,” ungkap Teguh.

Berikutnya yang dilakukan FEB UI adalah transformasi secara berkelanjutan. Di mana seluruh stakeholder di dalam institusi bergerak bersama-sama untuk mewujudkan perubahan. Melalui transformasi, kata Teguh, pihaknya ingin pula mempertahankan living legacy di masa depan. Seperti diketahui, FEB UI dikenal memasok ahli-ahli ekonomi di berbagai sektor tak terkecuali di lingkup pemerintahan.

Dengan langkah transformasi pula FEB UI ingin mengubah pandangan bahwa universitas sering kali dianggap seperti ‘menara gading’, sehingga tidak relevan dengan kondisi industri saat ini.

“Transformasi diharapkan menjadi upaya agar sekolah bisnis ini bisa relevan dan juga memiliki dampak terhadap industri, terhadap pengembangan kebijakan dan mampu menyentuh permasalahan sosial yang dihadapi masyarakat maupun pemerintah,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor : Kahfi

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top