Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kasetpres Heru Budi Hartono Naik ke Mobil Komando Temui Demonstran di Patung Kuda

Kasetpres Heru Budi Hartono menemui demonstran yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Patung Kuda Arjuna Wihaha.
Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono menemui demonstran yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Patung Kuda Arjuna Wihaha, Jakarta Pusat Senin (12/9/2022). JIBI/Bisnis -  Pernita Hestin Untari
Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono menemui demonstran yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Patung Kuda Arjuna Wihaha, Jakarta Pusat Senin (12/9/2022). JIBI/Bisnis - Pernita Hestin Untari

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono menemui demonstran yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Patung Kuda Arjuna Wihaha, Jakarta Pusat Senin (12/9/2022). Dia langsung naik ke mobil komando dan menyambut para pengunjuk rasa.

Sebelumnya, perwakilan KSPSI termasuk Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hermanto Ahmad, Wakil Presiden KSPSI Abdullah, dan Wakil Sekjen KSPSI Afif Johan telah menemui pihak Istana untuk menyampaikan petisi dan tuntutan mereka.

“Baik terima kasih rekan-rekan sekalian KSPSI hadir siang hari ini. Saya barusan menerima Pak Sekjen berserta lima anggota ada lima poin disampaikan,” kata Heru di kawasan Patung Kuda Arjuna Wihaha, Senin (12/9/2022).

Heru melanjutkan, bahwa pihaknya selaku jajaran staf Presiden Joko Widodo akan menindak lanjuti tuntutan tersebut, termasuk terkait Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 tentang Pengupahan dan Undang-Undang Cipta Kerja.

“Besok akan undang instansi terkait dan hasil akan disampaikan. Mengundang, mendengkarkan kembali yang tadi dibahas. Terimakasih yang telah memberikan aspirasi, terima kasih saya kembalikan,” imbuhnya.

Massa KSPSI kemudian membubarkan diri setelah pihak Istana menerima mereka. Sebelumnya massa melakukan long march dari Jalan Merdeka Selatan menuju Istana Negara. Namun mereka tertahan di kawasan Patung Kuda Arjuna Wihaha lantaran arah menuju ke Istana ditutup kawat berduri.

Dalam aksinya, mereka menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Selain itu, menolak Undang-Undang (UU) Omnibus Law terkait Ketenagakerjaan. Menurut mereka UU tersebut menyengsarakan masyarakat dan tidak berpihak pada karyawan kontrak.

Juga, menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP). Pasalnya UMP stagnan sejak tahun 2021-2022.

“Naikkan upah 2023 sebesar 24 persen, baik provinsi, kabupaten, bahkan nasional. Jangan menyerah, buruh bersatu, tidak bisa dikalahkan,” kata orator.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper