Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sederet Aksi Hacker Bjorka: Retas Data KPU, PLN Hingga Menteri

Hacker Bjorka sudah melakukan sejumlah aksi peretasan dan mengklaim membocorkan sejumlah data penting. Ini sederet aksi Bjorka.
Ilustrasi seorang pria sedang mengetik kode siber./Reuters-Kacper Pempe
Ilustrasi seorang pria sedang mengetik kode siber./Reuters-Kacper Pempe

Bisnis.com, JAKARTA – Hacker dengan nama akun Bjorka tengah menjadi perbincangan publik karena beberapa kali melakukan serangan siber dengan membobol data lembaga pemerintahan, perusahaan pelat merah, hingga pejabat negara.

Setelah sebelumnya kebocoran data di PLN, Indihome, data registrasi sim card, dan terakhir 105 juta data pemilih, hingga data rahasia dan surat untuk presiden yang bocor, Bjorka baru-baru ini mengancam akan membocorkan data pelanggan MyPertamina.

Berdasarkan pantauan Bisnis, ulah Bjorka ini selalu muncul di forum hacker BreachForums yang membocorkan data dari lembaga pemerintah atau lembaga plat merah di Indonesia.

Berikut sederet aksi peretasan yang dilakukan hacker Bjorka:

1. Data pelanggan PLN

Diketahui sebanyak 17 juta data milik pelanggan PLN diduga bocor di forum hacker, BreachForums. Penjual data itu bernama Loliyta dengan sejumlah data yang berisikan nama pelanggan, tipe KwH, tipe meteran, dan lainnya.

"Hi, Im selling data PLN17 MILLION++ with fieldID,Idpel,Name,Consumer Name,Energy Type,Kwh,Address,Meter No,Unit Upi,Meter Type,Nama Unit Upi,Unit Ap,Nama Unit Ap,Unit Up,Nama Unit Up,Last Update,Created At," tulisnya dalam unggahan di forum tersebut (18/7/2022).

2. Data IndiHome

Selanjutnya, turut beredar informasi di media sosial Twitter bahwa terdapat 26 juta data pelanggan IndiHome bocor dan masuk situs gelap dengan beragam data berisikan histori browsing antara lain tanggal, kata kunci, domain, platform, browser, URL, kata kunci di Google dan lokasi. Peretas mengaku mendapatkan data-data tersebut dari peretasan pada Agustus 2022.

Halaman Selanjutnya
Retas Data Menkominfo

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Akbar Evandio
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper