Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ukraina Takut Sanksi Barat ke Rusia Melemah Karena Aksi Kanada

Kanada tengah memperbaiki dan akan segera mengembalikan turbin gas ke perusahaan energi Rusia, Gazprom.
Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa - Bisnis.com 12 Juli 2022  |  13:26 WIB
Ukraina Takut Sanksi Barat ke Rusia Melemah Karena Aksi Kanada
PM Inggris Boris Johnson dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengaku khawatir jika sanksi berupa pembatasan ekspor energi yang diberlakukan negara Barat pada Rusia melemah karena tindakan Kanada.

"Ini bukan hanya tentang beberapa turbin Nord Stream yang seharusnya tidak dimiliki Kanada, tetapi kalian masih memutuskan untuk menyerahkannya ke Rusia. Ini tentang aturan umum," kata Zelensky dalam pidatonya, dikutip dari ukrinform.net, Selasa (12/7/2022).

Ia meminta Kementerian Luar Negeri Ukraina untuk memanggil perwakilan Kanada terkait turbin gas Nord Stream milik Rusia yang mereka perbaiki dan akan segera dikirim kembali ke negara lawan tersebut.

Untuk diketahui, belakangan Kanada tengah memperbaiki dan akan segera mengembalikan turbin gas ke perusahaan energi Rusia, Gazprom.

Pengembalian turbin gas tersebut disebutnya sebagai pelanggaran terhadap sanksi Rusia yang telah disepakati bersama dengan negara Barat.

"Keputusan tentang pengecualian sanksi akan dianggap di Moskow secara eksklusif sebagai manifestasi kelemahan. Ini logika mereka," lanjutnya.

Menurutnya hal tersebut dapat berdampak pada kepercayaan diri Rusia untuk membatasi sebanyak mungkin pasokan gas ke Eropa.

Zelensky menyangkan keputusan Kanada untuk mengirim kembali turbin gas tersebut, di tengah krisis yang tengah dialami negaranya. Bahkan, ia memprediksi keputusan tersebut bisa berdampak lebih besar nantinya.

Sebagai informasi, pengiriman turbin gas ini juga berkaitan dengan Jerman. Pasalnya, Jerman yang mendorong Kanada untuk mengembalikannya. Terlebih, turbin gas tersebut akan dikirim ke Jerman untuk kemudian diteruskan ke Gazprom Rusia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ukraina Volodymyr Zelensky Rusia Perang Rusia Ukraina
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top