Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

WHO Pantau Subvarian Omicron BA.2.75 di India

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut pihaknya tengah memantau subvarian Omicron BA.2.75 yang terdeteksi di India.
Szalma Fatimarahma
Szalma Fatimarahma - Bisnis.com 08 Juli 2022  |  09:53 WIB
WHO Pantau Subvarian Omicron BA.2.75 di India
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memberi info perkembangan situasi wabah Covi-19 di Jenewa, Swiss (24/2/2020). - Antara/Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut pihaknya tengah memantau subvarian Omicron BA.2.75 yang terdeteksi di India.

“Di negara-negata seperti India, turunan baru BA.2.75 juga telah terdeteksi dan saat ini tengah kami selidiki,” jelas Tedros dalam keterangan tertulisnya, dikutip dari who.int, Jumat (8/7/2022).

Tedros menyebut bahwa munculnya subvarian baru tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor. Salah satunya menurunnya upaya pengujian terhadap perkembangan Virus Corona.

“Pengujian telah berkurang secara dramatis di banyak negara. Pengujian merupakan gambaran sebenarnya dari virus yang berkembang dan menjadi beban nyata penyakit secara global,” terang Tedros.

Untuk dapat menekan penyebaran kasus subvarian baru tersebut, Tedros terus mengimbau masyarakat dunia untuk segera memperoleh vaksin booster, terutama bagi kelompok berisiko.

Dia juga menyampaikan pentingnya upaya preventif penggunaan masker yang sesuai standar ketika tengah berada di keramaian maupun di dalam ruangan yang memiliki ventilasi udara yang buruk.

Tedros meminta masyarakat untuk peka terhadap keadaan dirinya sendiri. Ketika merasakan sakit, masyarakat dianjurkan untuk tetap berada di rumah dan tidak melakukan aktivitas di luar ruangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who omicron Covid-19
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top