Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ngeri! Negeri Tetangga Singapura Laporkan hampir 10.000 Kasus Baru Covid-19

Jumlah infeksi harian di Singapura pada hari Rabu (29/6/2022) turun dari 11.504 kasus yang dilaporkan pada hari Selasa (28/6/2022), yang merupakan yang tertinggi dalam lebih dari 3 bulan. Namun, kasus masih tetap tinggi.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 30 Juni 2022  |  08:50 WIB
Ngeri! Negeri Tetangga Singapura Laporkan hampir 10.000 Kasus Baru Covid-19
Kawasan Marina Bay, Singapura. - stb.gov.sg

Bisnis.com, JAKARTA - Singapura melaporkan 9.392 kasus baru Covid-19 pada Rabu (29/6/2022), terdiri dari 8.789 kasus lokal dan 603 kasus impor.

Dari peningkatan ini, pihak berwenang mengungkapkan terdapat satu kematian. Dengan demikian, jumlah kematian akibat komplikasi virus Corona menjadi 1.411 kasus.

Jumlah infeksi harian di Singapura pada hari Rabu (29/6/2022) turun dari 11.504 kasus yang dilaporkan pada hari Selasa (28/6/2022), yang merupakan yang tertinggi dalam lebih dari 3 bulan. Namun, kasus masih tetap tinggi.

Tahun lalu, melihat pola yang sama, Menteri Kesehatan Ong Ye Kung pernah mengungkapkan bahwa jumlahnya akan selalu melonjak setelah akhir pekan.

Sebanyak 455 pasien dirawat di rumah sakit, menurut statistik di situs Kementerian Kesehatan (MOH) pada Rabu malam (29/6/2022). Empat puluh enam pasien membutuhkan suplementasi oksigen.

Saat ini, tujuh pasien Covid-19 berada di unit perawatan intensif. Rasio infeksi minggu ke minggu naik menjadi 1,65 dari 1,62 hari Selasa (28/6/2022). Ini mengacu pada rasio kasus komunitas selama seminggu terakhir selama seminggu sebelumnya, dengan angka di atas 1 menunjukkan bahwa jumlah kasus baru Covid-19 mingguan meningkat.

Rasio infeksi mingguan telah di atas 1 kasus sejak 14 Juni. Lonjakan kasus Covid-19 di Singapura baru-baru ini terjadi setelah Ong memperkirakan gelombang infeksi berikutnya setelah antibodi masyarakat dari vaksinasi dan infeksi dari gelombang Omicron mulai berkurang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura Covid-19
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top