Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

China, AS, Australia, Jepang Berebut Pengaruh di Kepulauan Pasifik

Papua Nugini hingga negara pulau kecil Tuvalu dalam posisi baru yang sangat berpengaruh. Apalagi, saat negara Barat dan China bertarung mendapatkan dukungan strategis.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 27 Juni 2022  |  20:26 WIB
Negara-negara di Kepulauan Pasifik. - Istimewa
Negara-negara di Kepulauan Pasifik. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah tingginya dinamika geopolitk global yang dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina, di negara-negara kepulauan kawasan Pasifik juga terjadi dinamika yang sama.

Bedanya, di negara itu tidak ada perang, tetapi menunjukkan dinamika regional yang tidak kalah menariknya karena adanya perebutan kepentingan global.

Mulai dari Papua Nugini yang luas hingga negara pulau kecil Tuvalu menemukan diri mereka dalam posisi baru yang sangat berpengaruh. Apalagi, saat negara Barat dan China bertarung untuk mendapatkan dukungan strategis mereka.

Tak dapat dipungkiri, kekuatan negosiasi mereka akan memberi kelompok negara itu lebih banyak kekuatan untuk menarik bantuan internasional. Tujuannya untuk mengatasi ancaman terbesar di kawasan itu, terutama terkait isu perubahan iklim.

Pasalnya, setelah dunia gagal menjaga pemanasan global naik sampai batas 1,5 derajat Celcius, negara-negara Kepulauan Pasifik besar kemungkinan akan lebih sering meengalami bencana akibat perubahan iklim dan cuaca.

Artinya, akan ada peningkatan genangan atol, pulau yang tertutup permukaan air serta rumah yang terendam akibat akibat naiknya air laut.

1 dari 5 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asia pasifik amerika serikat pasifik
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top