Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Moderna Klaim Vaksin Covid-19 Booster Terbarunya Kebal Omicron BA4 dan Omicron BA5

Moderna telah merancang vaksin Covid-19 versi terbaru yang diklaim dapat mencekal subvarian Omicron BA4 dan BA5.
Vaksin Moderna/Kemenkes RI
Vaksin Moderna/Kemenkes RI

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan farmasi dan bioteknologi asal Amerika Serikat (AS) Moderna telah merancang vaksin Covid-19 versi terbaru yang diklaim dapat mencekal subvarian Omicron BA4 dan BA5.

Dikutip dari channelnewsasia, Kamis (23/6/2022) Moderna mengklaim vaksin terbarunya dapat menghasilkan respons imun yang kuat terhadap subvarian Omicron BA4 dan BA5 yang menyebar cepat beberapa waktu ini.

Moderna berharap agar rancangan vaksin yang telah diperbaharui ini dapat disetujui sebagai vaksin booster. Pasalnya, vaksin ini menargetkan dua varian Virus Corona berbeda yakni varian asli dari 2020 dan varian Omicron yang beredar sekarang.

Dari laporan data, Moderna menunjukkan vaksin terbaru ini dapat memberikan perlindungan abadi terhadap seluruh keluarga varian Omicron.

"Ini adalah respons antibodi yang kuat. Saya pikir kesimpulannya adalah bahwa peningkatan atau vaksinasi primer dengan vaksin booster ini dapat menjadi titik balik dalam perjuangan kita melawan virus SARS-cov-2," kata Kepala Petugas Medis Moderna Paul Burton, dikutip dari channelnewsasia, Kamis (23/6/2022).

Meski belum mendapat persetujuan terkait regulasi produksi, Moderna telah membuat vaksin yang diperbarui dengan biaya sendiri.

Kepala Eksekutif Moderna Stéphane Bancel mengatakan perusahaan dapat mulai memasok suntikan pada bulan Agustus.

Rencananya, Moderna akan mengajukan aplikasi ke regulator beberapa minggu ini untuk meminta persetujuan vaksin yang disebut mRNA-1273.214

Dua subgaris keturunan, yang ditambahkan ke daftar pemantauan WHO pada bulan Maret dan ditetapkan sebagai varian yang menjadi perhatian oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC), menyumbang lebih dari sepertiga kasus di AS minggu lalu.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) berencana mengadakan pertemuan dengan pakar luar minggu depan untuk membahas komposisi suntikan booster terbaik untuk musim gugur.

Pfizer dan BioNTech juga sedang menguji beberapa kemungkinan vaksin Covid-19 yang disesuaikan dengan varian, termasuk kandidat bivalen yang mirip dengan milik Moderna.

Badan Obat Eropa pekan lalu meluncurkan tinjauan bergulir terhadap kandidat mereka, meskipun perusahaan belum merilis data tentang seberapa baik mereka bekerja. 

BioNTech bulan ini mengatakan izin pasar bisa datang pada awal Agustus tetapi juga bisa memakan waktu hingga September atau lebih lambat.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper