Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Syarat Daftar Tamtama PK TNI AU Gelombang 2, Tinggal 10 Hari Lagi!

Simak syarat daftar Tamtama PK TNI AU Gelombang 2. Tinggal 10 hari ditutup.
Alifian Asmaaysi
Alifian Asmaaysi - Bisnis.com 20 Juni 2022  |  10:29 WIB
Syarat Daftar Tamtama PK TNI AU Gelombang 2, Tinggal 10 Hari Lagi!
Syarat Daftar Tamtama PK TNI AU Gelombang 2. - ANTARA/Ampelsa

Bisnis.com, JAKARTA – Pendaftaran Tamtama Prajurit Karir (PK) TNI AU Gelombang 2 Tahun 2022 masih dibuka hingga 30 Juni mendatang. Simak syarat-syarat pendaftaran berikut ini.  

Rekrutmen Tamtama PK TNI AU terbuka untuk umum dan dapat diikuti bagi para lulusan minimal SMP.

“Dalam rangka pemenuhan prajurit pada organisasi TNI, TNI Angkatan Udara membuka kesempatan kepada pemuda-pemuda terbaik seluruh Indonesia untuk menjadi calon Tamtama, Bintara dan Taruna Angkatan Udara,” tulis TNI AU dalam keterangan tertulis dikutip pada, Senin (20/6/2022).

Sebelumnya, proses rekrutmen Tamtama PK TNI AU Gelombang 2 sudah dibuka sejak 1 mei 2022 hingga 30 Juni 2022 mendatang. Tertarik mendaftar? Simak persyaratan yang harus dilengkapi berikut ini. 

Syarat Daftar Tamtama PK TNI AU Gelombang 2

Mengacu pada informasi yang dibagikan di laman resmi rekrutmen TNi AU dalam diajurit.tni-au.mil.id, setidaknya terdapat 3 syarat yang harus dipenuhi oleh para peserta, diantaranya:

Syarat Umum

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  3. Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945
  4. Berusia paling rendah 17 tahun 9 bulan dan paling tinggi 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan
  5. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia
  6. Sehat jasmani dan rohani
  7. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.



Syarat Khusus

  1. Pendidikan terakhir serendah-rendahnya SLTP/sederajat, dengan syarat melengkapi ijazah SD, SLTP, SLTA (bagi lulusan SLTA), SKHUN dan raport pendidikan terakhir asli serta fotokopi yang telah dilegalisasi (sesuai Peraturan Kemendikbud Nomor 29 tahun 2014 oleh kepala sekolah yang mengeluarkan ijazah/STTB yang bersangkutan atau kepala dinas pendidikan kota/kabupaten administrasi yang bersangkutan apabila sekolah yang mengeluarkan ijazah/STTB sudah tidak beroperasi atau ditutup)
  2. Tinggi badan sekurang-kurangnya 163 cm dengan berat badan seimbang/ideal menurut ketentuan yang berlaku
  3. Bersedia menandatangani surat perjanjian ikatan dinas pertama keprajuritan selama 7 tahun (bermaterai).

Syarat Tambahan

  1. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
  2. Bersedia mengganti seluruh kerugian biaya yang telah dikeluarkan oleh negara apabila mengundurkan diri sebelum pendidikan pertama berakhir
  3. Bersedia mengganti seluruh kerugian biaya yang telah dikeluarkan oleh negara apabila mengundurkan diri sebelum ikatan dinas pertama berakhir (biaya pendidikan, gaji, tunkin)
  4. Orang tua atau wali harus menandatangani surat pernyataan tidak melakukan penyuapan/kolusi kepada pihak manapun (bermaterai)
  5. Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan harus mendapatkan persetujuan/ijin resmi dari kepala jawatan/instansi yang bersangkutan dan bersedia mengundurkan diri dari status pegawai/karyawan bila lulus dan diterima masuk pendidikan pertama
  6. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama sampai dengan 2 tahun setelah lulus pendidikan pertama, yang diketahui oleh orang tua/wali, Lurah/Kepala Desa dan Kantor Urusan Agama (KUA)/catatan sipil setempat (bermaterai)
  7. Mendapat persetujuan dari orang tua bagi calon yang belum berumur 21 tahun atau persetujuan wali bagi calon yang kedua orang tuanya sudah meninggal atau berhalangan tetap yang disahkan oleh kelurahan tempat domisili
  8. Harus mengikuti dan lulus pemeriksaan atau pengujian masuk.


Penting menjadi catatan, dalam laman resminya, TNI AU memperingatkan bahwa proses rekrutmen para peserta tidak dipungut biaya apapun.

“Selama proses penerimaan tidak dipungut biaya!” tulis TNI AU.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tni tni au
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top