Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lebih dari 2 Juta Orang Warga Korut Bergejala Covid-19, 65 Orang Meninggal

Jumlah orang mengalami gejala Covbid-19 di Korea Utara melampaui 2 juta, sementara pemerintah setempat mengklaim perjuangan melawan Virus Corona berhasil.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 20 Mei 2022  |  08:05 WIB
Lebih dari 2 Juta Orang Warga Korut Bergejala Covid-19, 65 Orang Meninggal
Tangkapan layar- Ilustrasi Virus Corona varian Omicron. JIBI - Bisnis/Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA – Jumlah orang mengalami gejala Covid-19 di Korea Utara (Korut) melampaui 2 juta, sementara pemerintah setempat mengklaim perjuangan melawan Virus Corona membawa “hasil yang baik”.

Dikutip dari The Guardian, Jumat (20/5/2022), jumlah orang mengalami gejala Covid-19 seperti demam bertambah 263.370 orang, dan dua orang meninggal dunia pada Kamis (19/5/2022).

Total orang mengalami gejala Covid-19 di negara itu 2,24 juta orang.

Dengan bertambahnya korban meninggal, tercatat sudah ada 65 orang korban meninggal dunia karena Virus Corona di Korea Utara mengutip laporan KCNA.

Dengan peningkatan kasus Covid-19, kurangnya tenaga medis dan sikap antivaksin, membuat PBB khawatir akan datangnya gelombang besar penyebaran Covid-19  dan kemungkinan varian baru terbentuk.

Pada kemarin, kasus demam di Pyongyang menurun, tetapi meningkat di provinsi pedesaan menurut laporan dari pemerintah Korea Utara.

Korea Utara mengatakan Covid-19 dalam fase menurun. Namun, para pejabat di Korea Selatan mengatakan sulit untuk menarik kesimpulan karena tidak jelas bagaimana Korea Utara menghitung jumlah pasien demam dan Covid-19.

Karena, Korea Utara benar-benar menutupi kasus Covid-19 yang terjadi di negara itu dan tidak secara terang memberi informasi berapa banyak yang positif Covid-19.

Diketahui, Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS) menawarkan membantu Korea Utara memerangi Covid-19, termasuk mengirim bantuan. Namun sampai sekarang Pemerintah Korea Utara belum menanggapi tawaran itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Korea Utara Virus Corona Covid-19
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top