Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rudal Rusia Hantam Stasiun, Senjata Bantuan AS dan Eropa Hancur Lebur!

Serangan Rusia menghancurkan sebagian besar peralatan militer yang diterima dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 07 Mei 2022  |  16:17 WIB
Asap mengepul setelah serangan rudal Rusia di Ukraina berlanjut, di Lviv, Ukraina, Senin (18/4/2022). - Antara
Asap mengepul setelah serangan rudal Rusia di Ukraina berlanjut, di Lviv, Ukraina, Senin (18/4/2022). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Rudal Rusia menghantam area Stasiun Kereta Api Bogodukhov di wilayah Kharki dan menghancurkan sebagian besar peralatan militer yang diterima dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa.  

Akibat serangan itu, hingga 280 nasionalis tewas, 48 unit senjata dan peralatan militer dinonaktifkan,” ujar Juru Bicara Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Rusia, Igor Konashenkov, Sabtu (7/5/2022). 

Igor menambahkan bahwa rudal berbasis udara presisi tinggi juga menghantam 5 area konsentrasi tenaga kerja dan peralatan militer, serta gudang amunisi di dekat desa Bakhmut, Republik Rakyat Donetsk. Sementara itu pada malam hari, operasional-taktis dan penerbangan militer menghantam 18 fasilitas militer Ukraina.  

"Sebanyak 2 pos komando di distrik Skovorodnikovo di wilayah Kharkiv, 5 area konsentrasi personel dan peralatan militer, 3 depot amunisi dan bahan bakar di area pemukiman Dachnoye di wilayah Odessa," imbuhnya.

Adapun pada malam hari, pasukan rudal dan artileri Rusia menghantam 44 pos komando dan 196 benteng dan peralatan militer Angkatan Ukraina. Sedangkan sistem pertahanan udara Rusia menembak jatuh 13 kendaraan udara tak berawak.

Secara total, sejak awal operasi militer khusus, 152 pesawat, 112 helikopter, 762 kendaraan udara tak berawak, 295 sistem rudal anti-pesawat, 2.895 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 333 peluncur roket ganda, 1.364 artileri dan mortir lapangan, dan 2.716 kendaraan militer khusus Ukraina hancur.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat Rusia Perang Rusia Ukraina
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top