Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

UPDATE Perang Rusia Vs Ukraina: Biden Larang Kapal Rusia Masuk Pelabuhan dan Pantai AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melarang kapal Rusia dan kapal yang terafiliasi dengan negara itu masuk ke Pelabuhan dan pantai di negara itu.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 22 April 2022  |  15:02 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden -  Bloomberg
Presiden Amerika Serikat Joe Biden - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melarang kapal Rusia dan kapal yang terafiliasi dengan negara itu masuk ke Pelabuhan dan pantai di negara itu.

Dikutip dari Aljazeera.com, Jumat (22/4/2022), Biden menyampaikan itu lewat akun Twitternya @POTUS pada Kamis (21/4/2022) waktu setempat.

Biden mengumumkan, bahwa Amerika Serikat akan melarang kapal-kapal yang berafiliasi dengan Rusia dari pelabuhan-pelabuhan AS, membuat negara itu sejalan dengan Kanada dan negara-negara Eropa.

“Bahwa tidak ada kapal yang berlayar di bawah bendera Rusia atau yang dimiliki atau dioperasikan oleh entitas Rusia, akan diizinkan untuk berlabuh di pelabuhan Amerika Serikat atau mengakses pantai kami. Tidak ada,” kata Biden.

Sementara itu, dari lokasi peperangan antara Rusia vs Ukraina dilaporkan, bahwa evakuasi warga sipil dari Kherson Ukaraina tidak dapat dilakukan karena penembakan oleh pasukan Rusia terus terjadi.

Koridor kemanusiaan yang direncanakan dari desa-desa yang diduduki Rusia di wilayah Kherson ke Dnipro tidak berjalan pada Kamis (21/4/2022) karena penembakan terus-menerus dari pasukan Rusia, kata tentara Ukraina.

“Penjajah tidak mengikuti kesepakatan, tidak menghentikan penembakan dan menahan jalur evakuasi di pos pemeriksaan. Kendaraan dipaksa untuk kembali dan tidak dapat membawa orang keluar dari desa-desa yang diduduki di wilayah Kherson,” kata komando operasional selatan angkatan bersenjata di Facebook.

Kepala komunitas teritorial Zelenodolsk, Dmytro Neveselyi, sebelumnya menulis bahwa 94 orang meninggalkan desa Kherson dan tiba di Dnipro.

Militer Rusia telah memusatkan hingga 25 kelompok taktis batalion, serta beberapa pasukan udara di daerah strategis Izium, yang terhubung dengan Donbas, meurut militer Ukraina.

Dari sana, mereka akan melancarkan serangan ke arah pemukiman Zavody, di wilayah Kharkiv, kata Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina.

Pasukan Rusia mengintensifkan serangan mereka di sepanjang garis pertempuran di wilayah Donetsk dan kota Tavriya, di wilayah Kherson, dan maju menuju Kota Rubizhne.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat Joe Biden Perang Rusia Ukraina
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top