Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IDI Pecat Dokter Terawan, Mantan Staf Khusus Minta Polisi Usut Video Rekomendasi Pemecatan di Media Sosial

Staf Khusus Menteri Kesehatan meminta polisi mengusut segera  beredarnya video pembacaan rekomendasi pemberhentian dokter Terawan  sebagai anggota IDI di media sosial.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 31 Maret 2022  |  08:41 WIB
Tangkapan layar - Eks Menteri Kesehatan Dokter Terawan meraih gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) Ilmu Pertahanan Bidang Kedokteran Militer, Fakultas Kedokteran Militer, Universitas Pertahanan (Unhan) pada Januari 2022. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @youtube Gilbert Lumoindong
Tangkapan layar - Eks Menteri Kesehatan Dokter Terawan meraih gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) Ilmu Pertahanan Bidang Kedokteran Militer, Fakultas Kedokteran Militer, Universitas Pertahanan (Unhan) pada Januari 2022. JIBI - Bisnis/Nancy Junita @youtube Gilbert Lumoindong

Bisnis.com, JAKARTA - Staf Khusus Menteri Kesehatan era Terawan Agus Putrato, Brigjen TNI (purn)  dokter Jajang Edy Prayitno, meminta polisi mengusut segera  beredarnya video pembacaan rekomendasi pemberhentian dokter Terawan sebagai anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di media sosial.

“Kami minta polisi segera mengusut dan menggali motif unggahan video tersebut yang telah menumbulkan keonaran terkait dengan kasus ini, termasuk apakah ada motif untuk mencoreng dan mencemarkan nama baik dokter Terawan,” kata Jajang dalam keterangan tertulisnya di Jakarta yng dikutip Kamis (31/3/2022).

Dalam video amatir berdurasi 1.30 detik yang beredar itu, tampak pembacaan rekomendasi pemberhentian dokter Terawan pada sidang khusus Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) dalam Muktamar ke-31 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) di Banda Aceh, Aceh, Jumat (25/3/2022).

Jajang mempertanyakan, sidang khusus MKEK semestinya berlangsung tertutup tetapi mengapa sampai  bisa tersebar rekaman video sidang tersebut.

 “Apa tujuan penyebaran video itu? Untuk mempermalukan dokter Terawan atau sengaja merusak nama baik IDI sendiri?” ujarnya.

Jajang mendesak agar pihak kepolisian juga memeriksa kemungkinan adanya oknum anggota IDI ikut mengunggah video tersebut di media sosial.

“Untuk itu sekali lagi diharapkan agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas penyebaran video tersebut dan menangkap pelakunya yang telah menimbulkan keonaran dan kegaduhan di masyarakat serta telah mencemarkan nama baik dokter Terawan Agus Putranto."

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

media sosial ikatan dokter indonesia dokter terawan
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top