Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ringankan Beban Warga, PTPN Group Gelontorkan 6000 Ton Minyak Goreng Per Bulan

Guna membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dalam mendapatkan minyak goreng, PTPN Group sejak Januari 2022 sudah dan terus memasarkan sebanyak 6.000 ton minyak goreng per bulan. yang terbagi dalam bentuk minyak goreng kemasan  4.000 ton dan minyak goreng curah 2000 ton didistribusikan dengan harga terjangkau ke berbagai wilayah di Indonesia.
Sejumlah warga berfoto bersama usai mendapatkan minya goreng dalam acara operasi pasar di Yogyakarta./istimewa
Sejumlah warga berfoto bersama usai mendapatkan minya goreng dalam acara operasi pasar di Yogyakarta./istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Guna membantu meringankan beban ekonomi masyarakat dalam mendapatkan minyak goreng, PTPN Group sejak Januari 2022 sudah dan terus memasarkan sebanyak 6.000 ton minyak goreng per bulan.

Sebanyak 6000 ton minyak goreng, yang terbagi dalam bentuk minyak goreng kemasan  4.000 ton dan minyak goreng curah 2000 ton tersebut didistribusikan dengan harga terjangkau ke berbagai wilayah di Indonesia.

Hal tersebut seperti disampaikan oleh Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara, Dwi Sutoro disela kegiatan operasi pasar yang digelar di Provinsi Yogyakarta, di mana PTPN Group telah menyiapkan 2.000 liter minyak goreng dan 2.000 kg gula merek Nusakita.

“Sejak Januari lalu PTPN Group sudah dan terus memasarkan 6.000 ton minyak goreng per bulan dengan harga terjangkau ke berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut 4.000 ton di antaranya minyak goreng kemasan dan 2.000 ton minyak goreng curah,” ujarnya seperti keterangan resmi yang dikutip, Rabu (23/02/2022).

Pihaknya mengakui bahwa untuk sementara ini, sekitar 80 persen diantaranya memang masih untuk memenuhi kebutuhan di Sumatera Utara sampai Aceh, lantaran pabrik PT Industri Nabati Lestari (PT INL) selaku anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara yang memproduksi minyak goreng berlokasi di Sumatera Utara.

“Operasi pasar murah minyak goreng ini kami utamakan di wilayah Sumatera Bagian Utara, karena PT Industri Nabati Lestari, anak perusahaan kami yang memproduksi minyak goreng berada di Sumatera Utara sehingga biaya logistik lebih murah,” ujarnya.

Sementara itu, Selasa (22/02/2022), PTPN Group menggelar operasi pasar di Yogyakarta, sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk melakukan penetrasi pasar di wilayah Jawa.

“Pada operasi pasar ini, kami menjual minyak goreng kemasan premium dengan harga Rp14.000,-/liter dan yang kemasan sederhana Rp13.500,-/liter.  Mulai Februari ini karena kebutuhan luar biasa kita jual minyak curah juga atas ijin Kementerian Perdagangan dengan harga Rp11.500/liter,” ujar Dwi Sutoro.

Sejak pagi warga Yogyakarta terutama kaum ibu sudah mendatangi Operasi Pasar Minyak Goreng dan Gula yang diselenggarakan PT LPP Agro Nusantara di Pendopo Agung Royal Ambarukmo, Jl. Adi Sucipto, Yogyakarta.  Mereka tak sabar menebus minyak goreng yang disiapkan PTPN Group dengan harga jauh lebih murah dari harga di pasar.

Hadir pada operasi pasar Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Dwi Sutoro, Board of Management PT LPP Agro Nusantara Pranoto Hadi Raharjo (Direktur), Sosiawan Hary Kustanto (SEVP Business Support), Pugar Indriawan (SEVP Operation).


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Thomas Mola
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper