Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Dikritik Giring Soal Formula E, Ini Jawaban Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara menanggapi kritikan dari Giring Ganesha.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengantar jenazah Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung di TPU Karet Bivak, Selasa (14/12/2021) sore./Antara
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengantar jenazah Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung di TPU Karet Bivak, Selasa (14/12/2021) sore./Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha baru-baru ini kembali menjadi perhatian publik karena melontarkan kritik pedasnya kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dalam video yang diunggah melalui akun Instagramnya tersebut, Giring terlihat mengunjungi lokasi yang akan digunakan untuk pembangunan sirkuit Formula E di kawasan Ancol.

Dalam kesempatan itu, Giring tidak melihat ada pekerja dan hanya ada sejumlah kambing milik warga yang digembala di lokasi pembangunan.

"Gokil sih ini, project besar, ambil uang rakyat dan waktu persiapan yang mepet banget," katanya dalam video.

"Saya ga yakin sih bisa kejadian pembangunan sirkuit ini, dan kalau dipaksakan semoga tidak malu-maluin nama baik Indonesia di mata Internasional," lanjutnya.

Giring juga mengaku tidak rela uang milik rakyat miliar rupiah disia-siakan oleh Anies seperti ini hanya demi mendongkrak popularitasnya untuk pencapresan.

"Balapan mobil Formula E itu Juni 2022 lho bukan 2023, tapi kenyataannya masih tanah lumpur. Terus nasib uang warga DKI Jakarta gimana nih? Terus nasib commitment fee Rp560 M jikalau balap Mobil Formula E ini tidak jadi dilaksanakan?" tulisnya.

Tanggapan Anies

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara menanggapi kritikan Giring tersebut.

"Kasihan juga waktunya longgar betul. Kalau kita-kita yang agak sibuk ini tidak cukup waktunya untuk keliling-keliling tidak perlu," katanya dikutip dari Antara.

Menurut Anies, kritik itu tidak bisa dibungkam, tapi kritik harus disampaikan dengan fakta agar tidak menimbulkan fitnah.

"Kalau kita menyampaikan kritik harus berdasarkan fakta bukan fiksi, apalagi fitnah. Kalau mau kritik pakai fakta, sehingga bagi yang mendengarkan itu berfaedah," jelasnya.

Anies menegaskan, sirkuit balap mobil listrik itu akan rampung menjelang lima bulan pelaksanaannya yakni pada 4 Juni 2002.

"Untuk hal-hal yang perlu pembuktian kita lihat nanti karena itulah nanti bukti paling kuat atas apa yang kami rencanakan," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper