Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BMKG: Letusan Gunung Api Tonga Tidak Berdampak Tsunami di Indonesia

Letusan gunung api di negara Pasific Tonga mengakibatkan gelombang tsunami di sejumlah tempat.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 16 Januari 2022  |  14:58 WIB
Pemasangan alat pendeteksi tsunami BUOY di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau. - bppt_ri
Pemasangan alat pendeteksi tsunami BUOY di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau. - bppt_ri

Bisnis.com, JAKARTA - Koordinator Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Daryono menegaskan bahwa berdasarkan hasil observasi muka laut yang dilakukan oleh BMKG, letusan gunung api di Tonga tidak menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia.

"Tsunami yang dipicu erupsi Gunungapi di Tonga tidak menimbulkan bahaya di wilayah Indonesia. Oleh karena itu, masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," cuitnya melalui akun Twitter @DaryonoBMKG, Minggu (16/1/2022).

Diberitakan sebelumnya, letusan gunung api di negara Pasific Tonga mengakibatkan gelombang tsunami di sejumlah tempat.

Rekaman media sosial menunjukkan air mengalir melalui gereja dan beberapa rumah, dan saksi mata mengatakan abu jatuh di ibu kota Pasific Tonga, Nuku'alofa.

Sementara itu, AS dan Jepang menhimbau warganya menjauh dari pantai Pasifik sebagai tindakan pencegahan terhadap gelombang tsunami yang disebabkan oleh letusan gunung berapi tersebut.

Namun, saat ini peringatan tsunami di Jepang akibat letusan gunung berapi besar di Tonga pada Sabtu lalu telah dicabut.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tsunami bencana alam
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top